News Ticker

Rusia Lenyapkan Sekelompok Teroris di Perbatasan Idlib

Sabtu, 13 Januari 2018,

ARRAHMAHNEWS.COM, SURIAH – Rusia mengatakan unit artileri telah melenyapkan sekelompok teroris Takfiri yang disponsori asing, yang melakukan serangan mortir ke pangkalan udara Hmeimim di provinsi Latakia, Suriah.

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Jumat, drone pengintai Rusia melacak pergerakan ekstremis “di dekat perbatasan barat provinsi Idlib.”

Baca: Pasukan Suriah Hampir Kuasai Daerah Pusat Militan di Idlib Timur

“Ketika para teroris tiba di fasilitas tersebut, di mana mereka bersiap untuk naik minibus, seluruh kelompok subversif dieliminasi dengan sebuah rudal Krasnopol,” kata pernyataan tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa semua tenaga kerja dan peralatan sistem intelijen militer multi level Rusia di Suriah telah terlibat dalam operasi tersebut.

Fasilitas perakitan pesawat tak berawak teroris hancur di Idlib

Sementara itu, unit intelijen militer Rusia telah menemukan dan menghancurkan sebuah depot di provinsi barat laut Idlib, dimana militan Takfiri menggunakannya untuk melancarkan serangan terhadap dua pangkalan Rusia di Suriah pada 6 Januari.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa depot tersebut telah dihancurkan oleh rudal Krasnopol berkapasitas 152mm yang diluncurkan dan dipandu laser.

Ini adalah serangan pertama sejak Rusia meluncurkan kampanyenya di Suriah lebih dari dua tahun yang lalu.

Hmeimim berfungsi sebagai pangkalan udara permanen Rusia di Suriah dan bersebelahan dengan Bandara Internasional Bassel al-Assad, yang memiliki beberapa fasilitas lapangan terbang.

Baca: Suriah Bantah Tuduhan Prancis Sebut Serangan Idlib Tewaskan Warga Sipil

Tahun lalu, Damaskus dan Moskow menandatangani sebuah perjanjian untuk menyewakan pangkalan tersebut ke pasukan militer Rusia selama 49 tahun, dapat diperpanjang selama 25 tahun.

Rusia juga berencana untuk meningkatkan pangkalan angkatan lautnya di Tartus, kota pelabuhan terbesar kedua di Suriah, di mana Moskow telah mempertahankan fasilitas pendukung dan perawatan untuk angkatan laut sejak tahun 1977.

Sumber militer mengatakan perluasan pangkalan angkatan laut, yang terletak sekitar 86 kilometer selatan Hmeimim, akan memungkinkan kapal yang lebih besar bersandar di lokasi militer. Moskow dilaporkan mempertimbangkan pengerahan sistem pertahanan rudal darat-ke-udara S-300 dan peluncur rudal Bastion di sana. (ARN)

About ArrahmahNews (14268 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: