Iklan
News Ticker

PM Israel Tiba di India dalam Kunjungan 6 Hari

Senin, 15 Januari 2018

NEW DELHI, ARRAHMAHNEWS.COM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di India pada Minggu (14/01) dalam rencana kunjungan enam harinya ke negara itu. Di masa lalu, pemerintah New Delhi berturut-turut telah menjadi vokal dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan rezim Tel Aviv.

Kedatangan Netanyahu disambut langsung oleh Perdana Menteri India Narendra Modi di bandara Delhi pada hari Minggu. Selama kunjungan 14-19 Agustus, kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, perdagangan dan pertanian akan menjadi agenda utama.

Namun optimisme Modi tidak selaras dengan berbagai pendapat dari analis dan aktivis politik, yang bagaimanapun, tidak melihat prospek cerah untuk menumbuhkan hubungan timbal balik antara kedua belah pihak, dengan mengatakan bahwa sementara Israel bergerak maju dalam hubungan yang lebih hangat dengan New Delhi, India tidak selalu menjadi mitra termudah.

Bereaksi atas kunjungan ini, Apoorva Gautam, kepala dari Gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) India mengatakan bahwa hubungan diplomatik dengan Israel menunjukkan “ada kontradiksi dalam posisi India di tingkat Internasional dengan penghormatan terhadap Israel.”

“Ada upaya yang jelas untuk bergabung dengan kamp AS-Israel, kecuali saat harus mengambil posisi di PBB (terkait Palestina).”

Dalam hal ini yang dimaksud Gautam adalah bahwa dukungan India untuk kepentingan Palestina di PBB itu sebenarnya dilaksanakan untuk menghindari tekanan internasional dan upaya agar tidak ada yang mengisolasi India.”

Pada bulan Desember, pemerintahan Modi mendukung sebuah resolusi PBB yang mengecam kebijakan baru AS Donald Trump yang baru Israel mengenai Yerusalem al-Quds. India termasuk di antara 128 negara untuk mengecam pengakuan Trump terhadap al-Quds sebagai “ibukota” Israel. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: