Iklan
News Ticker

Sheikh Abdullah, Bangsawan Qatar yang Terjebak dalam Janji Manis Saudi-UEA

Senin, 15 Januari 2018

ABU DHABI, ARRAHMAHNEWS.COM – UEA menolak tuduhan telah menahan seorang bangsawan Qatar, Sheikh Abdullah, dan menyatakan bahwa Sheikh Qatar tersebut datang ke Abu Dhabi atas kemauannya sendiri, menguatkan dugaan bahwa bangsawan Qatar itu telah terjebak dalam janji manis UEA-Saudi yang telah gagal dalam upaya menggulingkan Emir Qatar saat ini, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Sheikh Abdullah bin Ali Al-Thani, bangsawan Qatar yang mengaku ditahan di Uni Emirat Arab itu adalah putra Emir Qatar terdahulu, dimana pada awal Krisis antara negaranya dengan Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir disebut-sebut menjadi orang yang mendapat dukungan koalisi tersebut untuk menggantikan Sheikh Tamim.

Baca: HEBOH! Putra Mahkota UEA Tahan Anggota Keluarga Penguasa Qatar

Abdullah bin Ali Al-Thani dalam sebuah unggahan video terdengar mengatakan: “Saya saat ini di Abu Dhabi. Saya ke sini sebagai tamu Sheikh Mohammed. Tapi sekarang saya bukan tamu melainkan seorang tahanan.” Walaupun tidak gamblang menyebut siapa”Sheikh Mohammed” yang dimaksud, sejumlah kantor berita, termasuk Al Jazeera mengatakan nama itu mengacu pada Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed.

Gusar dengan tuduhan Sheikh Abdullah, seorang sumber kementerian UEA dalam laporan yang dimuat Kantor berita Emirates News Agency (WAM) pada Minggu (14/01) menyatakan bahwa Abdullah bin Ali Al-Thani datang sebagai tamu ke UEA, atas keinginannya sendiri.

Kementerian itu menyebut bahwa Abdullah justru disambut baik dan menikmati keramahan UEA, setelah menghadapi gangguan dari pemerintah Qatar.

Baca: Qatar: Kebijakan Arab Saudi Hancurkan Timur Tengah dan Ancam Perdamaian

Sumber kementerian itu juga menyangkal bahwa pihaknya telah menahan Abdullah dan mencegah kepulangannya, menyebut bahwa apa yang diberitakan soal penahanan itu adalah fitnah semata.

Menanggapi kontradiksi antara pernyataan Sheikh Abdullah dan pemerintahan UEA, Qatar sendiri menyatakan masih memonitor masalah ini, mengingat Abdullah adalah sosok yang mendukung blokade Saudi dan koalisinya terhadap Qatar.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Lulwa al-Khater mengatakan kepada Qatar News Agency bahwa Doha sedang “memonitor” situasi tersebut.

“Qatar memonitor kejadian itu, namun karena pemutusan hubungan dengan UEA, sekarang masih sulit menyelidiki semua faktor terkait insiden itu,” terangnya.

Nama Abdullah bin Ali Al-Thani mencuat di muka umum setelah ia dilaporkan tampil di beberapa stasiun televisi Saudi dan UEA, mengutarakan dukungannya mengenai blokade terhadap Qatar oleh empat negara Teluk.

Juni lalu, Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, menuduh negara itu mendukung kelompok-kelompok teroris di kawasan. Qatar menolak keras tuduhan itu dan mengatakan aksi blokade tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional. (ARN)

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Sheikh Abdullah: Saudi-UEA Berusaha Rebut Kekayaan Qatar – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: