News Ticker

Jendral Yaman: Musuh Tak Lagi Mampu Ancam Kami

Sabtu, 20 Januari 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Angkatan Bersenjata Yaman yang menguasai ibukota Sana’a, telah meningkatkan pertahanan udara mereka ke satu titik, di mana mereka tidak perlu lagi takut dengan serangan udara koalisi pimpinan-Saudi, juru bicara militer Sharaf Luqman mengatakan, dalam sebuah wawancara dengan Sputnik.

Brigadir Jenderal Luqman mengatakan bahwa tentara sekarang memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengusir “agresi musuh” di laut, darat dan udara.

“Tentara Yaman telah mengambil alih banyak markas musuh, yang telah mengubah situasi di medan perang,” kata jenderal tersebut.

“Ini adalah depot dengan senjata untuk Angkatan Udara, kamera penglihatan malam, rudal balistik dan peluncur. Ini menjawab pertanyaan tentang di mana kita mendapatkan senjata di tengah blokade saat ini; siapa yang membantu kita; apakah Iran memasok rudal balistik dan penasihat militer kepada kami,” tambahnya.

Lihat Kronologi Lengkap Perang Yaman:

  1. Kupas Tuntas Perang Yaman Bagian 1.
  2. Kupas Tuntas Perang Yaman Bagian 2.
  3. Kupas Tuntas Perang Yaman Bagian 3.
  4. Kupas Tuntas Perang Yaman Bagian 4.

Dia mengatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan, tentara Sana’a akan membuat kejutan besar pada pasukan koalisi.

“Ini sepadan dengan serangan terhadap pangkalan militer Al-Dabaa Saudi (selatan provinsi Najran yang membunuh semua personil militer Saudi yang ditempatkan di sana), dan pesawat Panavia Tornado dan F-16 yang kami tembak jatuh,” Jenderal Luqman memperingatkan.

Dia mengatakan bahwa “perang informasi” yang dijalankan oleh koalisi pimpinan Saudi memberikan gambaran yang menyimpang tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi di Yaman.

“Mereka mengalahkan kemenangan khayalan mereka. Jika kemenangan seperti itu benar-benar terjadi dan mereka bisa membuktikannya, maka semua media global akan mempelajarinya dan melaporkannya,” Sharaf Luqman menekankan.

Dia mengatakan bahwa penyelesaian damai adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri krisis yang telah berlangsung lama di Yaman.

“Kami memerlukan proses negosiasi dua cabang: di jalur internasional kita perlu bernegosiasi dengan koalisi Arab, dan kita juga perlu berbicara dengan semua kekuatan dan gerakan di dalam negara ini,” Sharaf Luqman menyimpulkan. [ARN]

About ArrahmahNews (14628 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: