Iklan
News Ticker

Kim, Zombie di Mata Media Barat

Senin, 22 Januari 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, KORUT – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikenal di media Barat karena sering mengeksekusi orang-orang yang tidak disukai.

Laporan secara bertahap melaporkan alat eksekusi terakhir Kim, mulai dari regu tembak yang relatif biasa hingga yang teatrikal, atau bahkan kartun – seperti memberi makan musuh ke anjing yang kelaparan atau memanggangnya di api.

Bintang pop dan ‘mantan kekasih’

Bintang pop Korea Utara Hyon Song-wol terlihat hidup dan sehat di TV pada tahun 2014, meskipun dilaporkan dieksekusi oleh regu tembak dalam pembersihan penyanyi, pemusik dan penari, setahun sebelumnya.

Korban diduga terbunuh bersama 11 orang lainnya, termasuk anggota kelompoknya, Moranbong Band, kepala Unhasu Orchestra, dan beberapa penari dari Band Musik Cahaya Wangjaesan.

Ke 12 korban tersebut diduga melakukan pelanggaran seks dan menjual rekaman tersebut. Hyon Song-wol, yang dengannya Kim dilaporkan menjalin hubungan asmara, yang baru-baru ini secara publik muncul kembali pada hari Sabtu untuk memeriksa tempat-tempat Olimpiade di Korea Selatan menjelang Olimpiade Musim Dingin.

Kembali pada tahun 2016, kepala militer Korea Utara Ri Yong Gil dilaporkan dieksekusi karena “faksialionalisme, penyalahgunaan wewenang, dan korupsi.” Seperti banyak informasi yang berasal dari negara yang terisolasi, ini ternyata salah.

Pejabat intelijen Korea Selatan tampaknya mengambil alih jabatannya sebagai kepala tentara sebagai konfirmasi eksekusi. Satu-satunya masalah adalah beberapa bulan kemudian Ri Yong Gil rupanya kembali dari kematian, dengan serangkaian posisi tingkat senior baru, saat dia menghadiri Kongres Partai Pekerja pada bulan Mei tahun itu.

Rupanya Kim benar-benar memilikinya untuk kerabatnya yang lebih tua, jika laporan media Barat dapat dipercaya. Jadi, sepertinya Kim bersedia mengeksekusi pamannya sendiri, dengan melemparnay ke 120 anjing kelaparan sebagai bagian dari pembersihan pada tahun 2014.

Bibi ‘diracun atas permintaan’

Selanjutnya untuk ‘memberi makan pamannya kepada anjing’, seperti yang disebutkan di atas, dia dilaporkan mengalihkan tatapan pembunuh ke arah bibinya, Kim Kyong-hui.

Kyong-hui, saudara perempuan Kim dan istri paman Jang Song Thaek, dilaporkan dieksekusi dengan keracunan atas perintah pemimpin tersebut.

Namun, sekali lagi laporan ini ternyata salah. Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan tahun lalu bahwa dia hidup, meski dia dirawat karena penyakit mulai dari depresi hingga kanker. [ARN]

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: