News Ticker

Haniyeh: Keputusan AS-Israel Ancaman Bersejarah bagi Bangsa Palestina

Rabu, 24 Januari 2018

YERUSSALEM, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh memperingatkan bahwa “keputusan terburu-buru” AS dan Israel berkaitan dengan Yerusalem al-Quds adalah ancaman bersejarah terhadap Palestina.

Dalam pidatonya di hari Selasa (23/01), Haniyeh menggambarkan bahwa pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem Timur al-Quds itu sebagai “awal dari akhir Israel.”

Ia mengatakan bahwa upaya serius sedang dilakukan di seluruh kawasan berdasarkan dua strategi utama, termasuk tidak mengenali Israel dan mendukung gerakan perlawanan.

Bahkan “jika seluruh dunia mengakui al-Quds sebagai ibu kota Israel, tindakan “sia-sia” semacam itu tidak akan menciptakan komitmen apapun bagi bangsa Palestina,” kata kepala Hamas tersebut.

Ia menggarisbawahi perlunya rekonsiliasi nasional di antara faksi-faksi Palestina, mencatat bahwa ancaman baru terhadap Jalur Gaza dan al-Quds membuat semua warga Palestina perlu menemukan strategi nasional terkait masalah ini.

Haniyeh menekankan pentingnya perlawanan dalam strategi ekonomi dan militer Palestina dan oleh media.

Ucapan tersebut muncul di tengah gelombang demonstrasi yang berlangsung di wilayah Palestina untuk memprotes kunjungan Presiden AS Mike Pence ke Kota Tua Yerusalem al-Quds. (ARN)

About ArrahmahNews (15869 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: