News Ticker

Saudi Terus Targetkan Warga Sipil, Lebih Banyak Anak Yaman jadi Korban

Rabu, 24 Januari 2018

SA’ADA, ARRAHMAHNEWS.COM – Jet-jet tempur Saudi terus melakukan serangan mematikan ke wilayah-wilayah sipil di provinsi utara Yaman, Sa’ada, dan menimbulkan lebih banyak korban tewas di kalangan anak-anak dalam 7 serangan berturut-turut yang dilancarkan dalam waktu kurang dari satu hari.

TV al-Masirah Yaman pada hari Selasa (23/01) melaporkan bahwa empat anak dan lima warga sipil lainnya terbunuh dalam serangan Saudi di distrik Razih di Sa’ada.

Baca: KEJI! 2 Bocah Yaman Ini Terbakar Hidup-hidup oleh Serangan Brutal Saudi

Serangan tersebut merupakan terbaru yang menargetkan anak-anak di provinsi Yaman dimana mayoritas masyarakatnya adalh pendukung gerakan Houthi Ansarullah. Jet-jet Saudi juga memasuki distrik Sahar di Sa’ada pada hari Senin, menewaskan 10 orang, termasuk lima anak dan seorang wanita. Dua korban serangan Selasa di Razih juga perempuan.

Meski sangat jelas bahwa korban dari serangan-serangan Saudi kebanyakan adalah warga sipil, kerajaan telah secara konsisten menolak laporan bahwa kampanye udaranya yang menghancurkan itu sebagian besar menargetkan warga sipil dan bukan pejuang Ansarullah. Lebih dari 13.000 orang telah terbunuh sejak dimulainya perang pada Maret 2015 karena Arab Saudi terus mengabaikan seruan internasional untuk menghentikan kampanye ilegal terhadap tetangga selatannya yang miskin tersebut.

Baca: Korban Pembantaian Brutal Saudi di Hudaydah Meningkat, 60 Tewas Puluhan Luka-luka

Diperkirakan oleh pemantau internasional, termasuk yang berasal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, bahwa serangan-serangan Saudi telah menargetkan rumah-rumah warga sipil dan telah menimbulkan kematian warga, termasuk banyak anak. Selain itu, lebih banyak lagi anak-anak yang menderita akibat perang karena kehilangan orang tua mereka.

Serangan oleh Saudi dan sekutunya juga telah menimbulkan kerugian besar pada infrastruktur sipil Yaman dengan banyak rumah sakit, sekolah, dan pabrik sekarang hancur. Fasilitas tersebut biasanya digunakan oleh orang Yaman sebagai tempat penampungan melawan serangan sementara Saudi menuduh tempat yang dipenuhi pengungsi internal itu sebagai sebagai tempat persembunyian Ansarullah. (ARN)

About ArrahmahNews (14665 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: