Nasional

Jokowi di Pakistan: Umat Islam Korban Terbanyak Perang dan Terorisme

Sabtu, 27 Janauri 2018,

ARRAHMAHNEWS.COM, PAKISTAN – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan konflik dan perang tidak menguntungkan siapa pun. Dia berujar wanita dan anak-anak selalu menjadi pihak yang paling dirugikan juga jutaan generasi muda kehilangan harapan masa depannya.

“Umat Islam adalah korban terbanyak dari konflik, perang dan terorisme,” ujar Jokowi dalam pidatonya di National Assembly of Pakistan, seperti rilis yang diterima Tempo, Jumat, 26 Januari 2018.

Jokowi memaparkan data konflik yang terjadi yaitu 76 persen serangan teroris terjadi di negara berpenduduk mayoritas muslim, 60 persen konflik bersenjata terjadi di negara berpenduduk mayoritas muslim, dan 67 persen pengungsi berasal dari negara berpenduduk mayoritas muslim. “Jutaan saudara-saudara kita harus keluar dari negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih baik,” kata dia.

Baca:

NU Garis Lurus (NUGL) dan Kesombongan Kultural.

Opini Pedas Netizen kepada Bani Hoax dan Fitnah, Andai Jokowi Diktator.

Karena itu, ujar Jokowi, Indonesia ingin terciptanya suatu ekosistem perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, serangan terorisme terjadi di hampir semua negara termasuk di Indonesia dan Pakistan.

Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Bela Negara Bukan Berarti Mengabaikan Agama

Jokowi berujar, perang dan konflik menghancurkan nilai-nilai luhur kemanusiaan, nilai-nilai luhur kemanusiaan yang diberikan oleh Allah. Maka, dia berkomitmen Indonesia turut serta menjaga perdamaian dunia. “Seperti halnya Pakistan, Indonesia juga merupakan salah satu penyumbang terbesar Pasukan Perdamaian Dunia,” tutur dia.

Dalam penutupan pidatonya, Jokowi berharap setiap negara akan menjadi kontributor dari perdamaian dunia. Selain itu, menjadi kontributor untuk berupaya menyejahterakan dunia demi kemanusiaan dan keadilan. “Mari kita bekerja sama demi terciptanya dunia yang damai dan sejahtera demi seluruh umat manusia yang hidup di dunia,” kata dia.

Jokowi berkunjungan ke berbagai negara di Asia Selatan selama lima hari. Dia ditemani Ibu Negara mengunjungi Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan. Selain itu ada beberapa menteri yang turut serta dalam kunjungan kenegaraan Jokowi tersebut. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.762 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.943.170 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: