News Ticker

Analis: Trump Hanya Tertarik Produksi Heroin Afghanistan

Selasa, 30 Januari 2018

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM – Administrasi Presiden AS Donald Trump berusaha memperpanjang perang di Afghanistan untuk memulihkan industri heroin dan pada akhirnya melayani kepentingan Israel dan Arab Saudi, bukan rakyat Amerika. Seorang spesialis intelijen dan keamanan AS menyatakan hal ini.

“Apa yang terjadi di Afghanistan dengan sangat sukses di bawah Trump dan presiden sebelumnya tak lain hanyalah untuk produksi heroin mereka,” kata Gordon Duff, veteran perang Vietnam dan editor senior di Veteran Today sebagaimana dikutip PTV, Senin (29/01).

“Hal ini berjalan tanpa henti dan ketertarikan di Afghanistan selalu dikaitkan dengan tingkat produksi heroin. Sebuah penyelesaian dengan Taliban akan mengakhiri produksi narkotika, “kata Duff.

“Trump juga sama, dikendalikan untuk melayani Israel di satu sisi dan melayani urusan bisnis pribadinya dengan Arab Saudi yang terikat dengan hotel-hotel dan tempat lain,” tambahnya. “Apa yang tidak dilakukannya adalah mengurus Amerika Serikat … itu bukan agenda Mr Trump.”

Baru-baru ini Trump menyerukan “tindakan tegas” terhadap kelompok militan Taliban di Afghanistan oleh “semua negara” menyusul sebuah pemboman teror lagi di ibukota negara Kabul yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Afghanistan terjebak ke dalam perang brutal sejak invasi militer pimpinan AS ke negara yang dilanda teror itu pada bulan Oktober 2001 dengan dalih “perang melawan terorisme” dan dengan janji menghabisi Taliban dan membawa perdamaian serta stabilitas ke negara tersebut.

Tujuh belas tahun kemudian, terorisme terus berlanjut di seluruh Afghanistan, membuat ribuan orang yang tidak bersalah terbunuh, terluka dan terlantar.

Dalam sebuah pengkhiantan terang-terangan dari janji kampanyenya untuk mengakhiri pendudukan AS di Afghanistan, Trump mengatakan pada bulan September bahwa pandangannya telah berubah sejak memasuki Gedung Putih dan bahwa dia akan melanjutkan intervensi militer “selama kami melihat tekad dan kemajuan” di Afghanistan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: