News Ticker

Hamas Kutuk Penetapan Ismail Haniyeh dalam Daftar Teroris AS

Kamis, 01 Februari 2018

YERUSALEM, ARRAHMAHNEWS.COM – Gerakan Palestina Hamas mengatakan bahwa langkah AS untuk menempatkan Haniyeh dalam daftar teror tidak akan menghalangi perlawanan mereka terhadap Israel.

“Kebijakan Zionis yang didukung oleh AS ini tidak dapat dihadapi kecuali jika kita menyalakan sebuah intifada baru (pemberontakan),” kata seorang juru bicara Hamas sebagaimana dikutip Ptv, Rabu (31/01).

Baca: AS Masukkan Pemimpin Hamas dalam Daftar Hitam Teror

“Kami menolak dan mengutuk keputusan tersebut dan kami melihatnya sebagai cerminan dominasi oleh sekelompok Zionis pengambil keputusan di Amerika,” ujar juru bicara itu menambahkan. “Keputusan itu tidak berharga.”

Langkah AS dilakukan saat ketegangan sudah tinggi di wilayah pendudukan Palestina menyusul pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel dan rencananya untuk memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke kota suci tersebut.

Baca: Haniyeh: Keputusan AS-Israel Ancaman Bersejarah bagi Bangsa Palestina

Pengakuan al-Quds Trump itu merupakan ledakan dari kebijakan AS yang telah menghancurkan upaya negoisasi Israel-Palestina yang telah dilangsungkan selama beberapa tahun untuk menentukan status kota tersebut.

Perubahan dramatis dalam kebijakan Washington terhadap kota tersebut membuat orang-orang Palestina marah dan memicu demonstrasi di wilayah pendudukan Palestina, Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak, Maroko, dan negara-negara Muslim lainnya. (ARN)

1 Trackback / Pingback

  1. Hamas Buru Dalang Percobaan Pembunuhan PM Palestina – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: