NewsTicker

Didemo, Pangeran Mahkota Saudi Tunda Kunjungan ke Inggris

Minggu, 04 Februari 2018

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Sumber-sumber Inggris mengatakan kepada situs Arabi21 bahwa perjalanan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MbS) ke Inggris ditunda karena adanya demonstrasi dan beragam protes lain yang dilakukan para aktivis di Inggris yang meminta Perdana Menteri Theresa May menarik kembali undangan kepada putra Raja tersebut.

Putra Mahkota dijadwalkan bertemu dengan para bangsawan senior Inggris dalam sebuah kunjungan ke London pada bulan Februari, namun menurut sumber yang meminta untuk tidak disebutkan identitasnya kepada Arabi21, kunjungan ini ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Sumber itu juga tidak menjelaskan lebih banyak mengenai rincian selanjutnya.

Baca: Putra Mahkota Saudi Ciptakan Krisis Kemanusiaan Terburuk di Dunia

Berbagai kelompok HAM termasuk koalisi Stop the War, Kampanye Melawan Perdagangan Senjata, dan Organisasi Hak Asasi Manusia Arab, menerbitkan sebuah surat terbuka pada akhir Januari lalu yang menyatakan bahwa pewaris tahta Saudi yang diundang Inggris tersebut adalah biang keladi perang terhadap Yaman dan telah menyebabkan krisis kemanusiaan di negara tersebut.

“[Mohammed bin Salman] adalah anggota kedua paling senior dari rezim Saudi, yang memiliki salah satu catatan hak asasi manusia terburuk di dunia,” bunyi pernyataan tersebut.

“Penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, dan pelanggaran mengerikan lain (yang dilakukannya) telah didokumentasikan secara luas,” tambahnya.

Baca: Putra Mahkota Saudi Kalah Judi Online Sebesar 106,7 Miliar Dolar

LSM yang berbasis di Inggris Campaign Against Arms Trade (CAAT) pada akhir Desember meminta Perdana Menteri dan politisi Inggris lainnya untuk mengakhiri dukungan politik dan militer mereka untuk rezim Arab Saudi, karena kampanye udara Riyadh melawan tetangganya sejauh ini telah membunuh ribuan orang Yaman.

CAAT juga telah melaporkan pada awal November bahwa ekspor bom dan rudal Inggris ke Arab Saudi telah meningkat hampir 500 persen sejak dimulainya agresi mematikan kerajaan di Yaman.

Baca: Aktivis Tak Henti Desak Inggris Batalkan Undang Mohammed Bin Salman

Terlepas dari krisis kemanusiaan, pemerintah Inggris terus merangkul dan mendukung Riyadh. Sejak pemboman yang berlangsung dimulai pada tahun 2015, perusahaan senjata Inggris adalah satu diantar beberapa pemasok senjata terbesar ke Arab Saudi, dan London telah menyetujui miliaran pound dalam lisensi ekspor selama tiga tahun terakhir.

Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan kepada buronan Presiden Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Agresi yang dipimpin Saudi sejauh ini telah membunuh setidaknya 15.500 (sumber lain: 13.600) warga Yaman, termasuk ribuan perempuan dan anak-anak. Meskipun Riyadh mengklaim bahwa pihaknya mengebom posisi pejuang Ansarullah, kenyataannya bombardir Saudi diarahkan ke perumahan warga dan fasilitas sipil seperti Rumah Sakit, stasiun pompa air, perumaha dan lain lain. (ARN)

1 Comment on Didemo, Pangeran Mahkota Saudi Tunda Kunjungan ke Inggris

  1. M.Hasan // Feb 5, 2018 at 10:50 am //

    INGGRIS ADALAH KERAJAAN SETAN YG BERBENTUK MANUSI , MAU UNDANG SAUDI WAHABI SESAT KACUNG DAN SAPI PERAHNYA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: