NewsTicker

Houthi Seru Pemerintah Sudan Tarik Pasukannya dari Yaman

Minggu, 04 Februari 2018

SANA’A, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin Revolusi Yaman Sayyid Abdul Malik al-Houthi menyerukan kepada pemerintah Sudan untuk menarik pasukannya dengan menghentikan keterlibatan mereka dalam kampanye yang dipimpin oleh Saudi untuk menargetkan orang-orang Yaman.

Seruan tersebut disampaikan pimpinan Houthi itu dalam sebuah pidato televisi yang disiarkan oleh TV satelit negara pada Jumat malam (03/02).

Baca: Yaman; Peringatkan Sudan dan Mesir, Akan Jadi Neraka Bagi Keserakahan Mereka

“Saya meminta saudara-saudara Sudan yang tersayang untuk memaksa pemerintah mereka agar tidak mengirim lagi pasukan untuk memerangi orang-orang Yaman,” kata Sayyid al-Houthi sebagaimana dikutip Yemen Extra.

Houthi mengatakan bahwa orang-orang Sudan adalah “saudara-saudara terkasih” dari orang-orang Yaman. Ia menunjukkan kecurigaannya kepada Presiden Sudan Omar al-Bashir karena “tamak akan uang Saudi.”

“Tapi karena uang Saudi, presiden Sudan mengirim tentara Sudan sebagai tentara bayaran untuk melawan orang-orang Yaman demi rezim Saudi dan UEA,” ujar pemimpin Houthi itu melanjutkan.

Baca: Atwan: Penyesalan Omar Bashir atas Koalisi Sudan dengan AS-Zionis

Ia juga mengatakan bahwa “Arab Saudi dan UEA tidak lebih dari sekadar alat di tangan Amerika Serikat … mereka menerapkan agenda AS untuk memecah belah kesatuan rakyat dan negara kita … dan sebagai tanggapan, kita akan melawan untuk membebaskan tanah air kita dari penjajah asing itu. “

Pemimpin Houthi tersebut juga memuji prestasi Angkatan Darat Yaman dan pasukan rudal Balistik karena peran patriotik mereka dalam membela negara tersebut dari perang pimpinan Saudi.

“Jika kita menyerahkan kehidupan ini kepada para tiran, yang menggunakan kekerasan terhadap orang-orang, maka tidak akan ada lagi kedamaian di dunia ini,” kata Sayyid Abdul Malik al-Houthi menekankan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: