News Ticker

Para Pemimpin Lebanon Sepakat Ambil Tindakan Lawan Israel

Rabu, 07 Februari 2018,

BEIRUT, ARRAHMAHNEWS.COM – Para pemimpin Lebanon sepakat untuk mengambil tindakan di tingkat regional dan internasional melawan rencana Israel untuk membangun sebuah dinding perbatasan dan ancaman rezim itu terhadap proyek eksplorasi minyak dan gas lepas pantai Lebanon.

Presiden Michel Aoun mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Nabih Berri dan Perdana Menteri Saad Hariri sebelum tengah hari di istana kepresidenan Baabda pada hari Selasa (06/02) dalam upaya untuk meningkatkan stabilitas di tengah meningkatnya ancaman Israel terhadap negara tersebut.

Baca: Jet Tempur Israel Langgar Wilayah Udara Lebanon

Sebuah pernyataan dari kantor kepresidenan yang dikutip PTv mengatakan bahwa mereka membahas “ancaman Israel, dan melihat bahwa di dalamnya ada ancaman langsung terhadap stabilitas wilayah perbatasan.

Para pejabat tinggi Lebanon itu mengecam ancaman Israel terhadap perbatasan negara tersebut karena melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, mencatat bahwa tindakan Tel Aviv membahayakan usaha tentara Lebanon dan penjaga perdamaian PBB untuk menjaga keamanan regional sejak 2006.

Baca: Hizbullah Bersumpah Pertahankan Minyak dan Gas Lebanon dari Israel

Pertemuan ketiga pemimpin tertinggi negara itu terjadi setelah ketegangan berkobar minggu lalu antara Free Patriotic Movement (FPM), yang didirikan oleh Aoun, dan Gerakan Amal, yang dipimpin oleh Berri, yang didorong oleh sebuah video di mana Menteri Luar Negeri Gebran Bassil, yang memimpin partai FPM, dalam video tersebut menyebut Pembicara parlemen Lebanon sebagai “preman.” Gelombang protes oleh pendukung Berri kemudian terjadi.

Pertemuan tersebut berfokus untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan yang harus diambil negara itu setelah ancaman Israel mengenai eksplorasi minyak dan gas di Blok 9 Lebanon selatan.

Baca: Libanon Perintahkan Militer Siaga Penuh di Perbatasan untuk Hadapi Ancaman Israel

Pekan lalu, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyebut tender eksplorasi minyak dan gas di 2 dari 10 blok lepas pantai Lebanon sebagai hal yang “sangat provokatif” dan mendesak perusahaan internasional untuk tidak berpartisipasi. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: