Amerika

Damaskus: Serangan AS ke Pasukan Pro-Pemerintah adalah Kejahatan Perang

Jum’at, 09 Februari 2018

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Damaskus mengecam keras serangan mematikan yang dilakukan oleh koalisi militer pimpinan AS terhadap pasukan pro-pemerintah di provinsi Deir Ezzor dan menyebutnya sebagai “kejahatan perang”. Damaskus menekankan bahwa kehadiran AS di negara tersebut “tidak sah”.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah mengecam serangan tersebut dalam dua surat terpisah yang dikirim ke Sekjen PBB Antonio Guterres dan presiden Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis (08/02) pasca terjadinya serangan di hari yang sama, dengan mengatakan bahwa serangan udara itu “sebuah kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Baca: Koalisi AS Serang Pasukan Pro-Damaskus di Timur Deir Ezzor

Damaskus lebih jauh mengecam Washington karena menggunakan “alasan memerangi terorisme hanya untuk mendirikan basis tidak sah di wilayah Suriah.”

Militer AS mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka telah membunuh setidaknya 100 pejuang pro-pemerintah di Suriah untuk menangkis serangan terhadap Pasukan Demokratik Suriah (DPF) yang didukung AS di provinsi Deir Ezzor.

“Kami menuntut agar masyarakat internasional … mengutuk pembantaian ini dan menuntut koalisi [yang dipimpin AS] bertanggung jawab atas hal itu,” tambah kementerian tersebut dalam surat-surat tersebut, seperti dikutip oleh kantor berita resmi Suriah, SANA.

Baca: Koalisi Pimpinan AS Serang Pasukan Suriah

Surat itu juga menuntut, sekali lagi, bahwa “koalisi tidak sah ini” dibubarkan.

“Agresi ini mengungkapkan sekali lagi, tanpa keraguan, fungsi sebenarnya dari aliansi ini dan peran yang dimainkan oleh Washington dalam mendukung kelompok teroris Daesh Takfiri, seperti yang terjadi di masa lalu,” bunyi isi dari surat kementerian tersebut lebih lanjut. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: