News Ticker

Bentrokan Saudi-UEA Kembali Meningkat di Aden

Selasa, 13 Februari 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Ketegangan dan bentrokan antara Arab Saudi dan UEA kembali meningkat di Yaman Selatan beberapa hari setelah ketenangan yang rapuh di Aden.

Otoritas keamanan mengkonfirmasi bahwa mereka telah menangkap 66 perwira yang didukung oleh UEA dan mendukung mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, saat berusaha mencapai provinsi Aden.

BacaPasukan Yaman Hancurkan Sistem Rudal Arab Saudi di Taiz

“66 petugas Garda Republik yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh ditahan di tempat yang aman, saat mereka mencoba memasuki Aden,” Akram al-Qudahi, pejabat departemen keamanan kota Dale mengatakan.

Al-Qudahi mengkonfirmasi bahwa petugas tersebut masih dalam tahanan, dan menolak berita bahwa mereka telah dibebaskan dan diizinkan pindah ke Aden untuk bergabung dengan sebuah kamp koalisi.

UEA telah mengancam bahwa jet tempurnya akan menyerang basis-basis militan yang berafiliasi dengan mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Baca: Koalisi Saudi Lancarkan 43 Serangan Udara ke Berbagai Wilayah Yaman dalam Sehari

Sumber lokal di Yaman Selatan mengkonfirmasi bahwa perwira tersebut berusaha mencapai sebuah pangkalan di Aden yang diperintahkan oleh keponakan Saleh, Tariq Saleh.

Saluran berita Al-Jazeera mengutip sumber Yaman yang mengatakan bahwa Tariq berada dalam pasukan UEA yang berada di al-Bariqeh, Aden, yang menampung sejumlah besar pengawal presiden yang berafiliasi dengan Ali Abdullah Saleh untuk membentuk sebuah divisi perang melawan Ansarallah.

Baca: Houthi: Insiden Aden Tunjukkan Saudi-UEA Layani Kepentingan AS-Israel

Ketegangan antara Arab Saudi dan UEA di Yaman Selatan, khususnya Aden, telah memasuki tahap militer dua pekan lalu, namun ketenangan yang rapuh kembali membawa wilayah tersebut pada bentrokan berdarah.

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Minggu, Mansour Hadi akhirnya memecah kebisuannya dengan menuduh Uni Emirat Arab sebagai perusak stabilitas di Yaman.

Hadi, yang dilaporkan berada di bawah tahanan rumah di Arab Saudi, merilis rekaman audio dari Riyadh, mengatakan bahwa UEA berada di balik bentrokan terbaru di kota Aden, Yaman, Watan melaporkan pada hari Minggu.

“UAE sedang merencanakan sebuah kudeta di kota pelabuhan Selatan”, ujarnya.

Hadi menekankan bahwa rezim Emirat mengejar kepentingannya sendiri di Yaman dan bersaing dengan Arab Saudi untuk pengaruh di negara miskin tersebut. Pasukan Saudi mendukung Hadi mengendalikan Aden namun digulingkan bulan lalu oleh separatis yang didukung UEA setelah bentrokan berdarah.

Baca: Mantan Presiden Yaman Tuding UEA Lakukan Kudeta di Aden

Pertempuran baru-baru ini, di mana Southern Transitional Council (STC) berbalik melawan sekutu-sekutu mereka sebelumnya, dan menetapkan jurang yang mendasar antara UEA dan Arab Saudi yang berebut posisi mereka di Yaman.

STC pertama kali bergabung dengan militan pro-Hadi ketika melawan pasukan Ansarallah, namun perpecahan muncul di tengah tuduhan bahwa Hadi berusaha untuk meminggirkan pasukan yang dilatih UEA. (ARN)

About ArrahmahNews (14628 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on Bentrokan Saudi-UEA Kembali Meningkat di Aden

  1. KETUL LOH

  2. MAKSUDNYA KETULA LOH

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. ISIS Bunuh 14 Warga Yaman di Aden – ArrahmahNews
  2. HRW: Pejabat dukungan UEA di Aden Secara Brutal Siksa Pengungsi Afrika – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: