News Ticker

Israel Boikot Festival Film Prancis

Selasa, 13 Februari 2018

PARIS, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemerintah Israel akan memboikot Festival Film Paris karena panitia memutuskan untuk menayangkan sebuah film yang mereka katakan “melukai reputasi militer Israel”.

Menteri Kebudayaan Israel, Miri Regev, dikatakan sedang dalam misi menghentikan film “Foxtrot” yang sudah mendapat pengakuan luas. Film Israel ini memiliki adegan kontroversial di mana militer Israel bekerjasama untuk menutupi aksi pembunuhan mereka terhadap 4 remaja Palestina.

Film ini berfokus pada kehidupan sebuah keluarga yang terdiri dari dua orang tua dan anak perempuan mereka yang semuanya tinggal di Tel Aviv, sementara anak mereka – yang adalah seorang tentara harus melayani negara dan tinggal jauh. Film ini memenangkan penghargaan Silver Lion di Venice Film Festival dan terpilih sebagai Best Foreign Language Film di Oscar.

Regev tidak hanya mencela film ini karena dianggap “memfitnah IDF dan nilai-nilainya”, tapi ia juga menekankan kementerian luar negeri Israel untuk menarik dukungannya dari Festival Film Israel di Paris pada akhir tahun ini.

Tampaknya Regev tidak menyadari bahwa “Foxtrot” akan membuka festival tersebut sampai ia mengunjungi Paris baru-baru ini dan bertemu dengan Duta Besar Israel untuk Prancis Aliza Ben-Nun beserta timnya untuk membahas sebuah proyek yang mempromosikan hubungan budaya antara Israel dan Prancis. Selama percakapan, Haaretz melaporkan bahwa Regev baru menyadari jika “Foxtrot” akan ditayangkan, yang menurut Regev “bertentangan dengan kesepakatan sebelumnya”.

Regev mengatakan kepada Haaretz bahwa Israel seharusnya tidak “mendukung sebuah festival yang memamerkan film-film yang memfitnah kita di seluruh dunia dan mengandung konten palsu tentang tentara IDF dan warganya.”

Menurut Regev, ia telah menginstruksikan jenderal kementriannya untuk “menjelaskan kepada Kementerian Luar Negeri , yang mengalokasikan uang ke festival tersebut, bahwa adalah tidak dapat dibayangkan jika Kementerian Luar Negeri melakukan kebijakan yang independen dari kebijakan pemerintah. “

Regev juga mengeluhkan bahwa film tersebut digunakan oleh kampanye Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) untuk menyoroti militer Israel dalam sorotan yang buruk.

Festival Film Israel di Paris dijalankan oleh asosiasi film Prancis Kolnoah (kata Ibrani untuk “bioskop”). Selain uang dari kementerian luar negeri Israel, ia mendapat dukungan dari Dana Film Israel, Dewan Film Israel dan beberapa organisasi Yahudi-Prancis. (ARN)

About ArrahmahNews (14628 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: