News Ticker

Komunitas Yahudi Ingatkan Netanyahu; Tanggapan Iran Lebih Menghancurkan

Selasa, 14 Februari 2018,

ARRAHMAHNEWS.COM, TEHERAN – Perwakilan komunitas Yahudi Iran di parlemen Siamak Mareh Sedq memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang tanggapan Teheran yang menghancurkan dan tak terlupakan terhadap agresi asing, khususnya oleh Israel.

Baca: Jerusalem Post: Perang Terbuka Iran-Israel Dimulai

“Musuh-musuh dari bangsa Iran, termasuk perdana menteri Israel yang membunuh anak-anak Palestina, seharusnya mengerti bahwa walaupun negara revolusioner Iran bukanlah penghuni yang lebih hangat dan menginginkan perdamaian yang berkelanjutan dan adil untuk semua negara, namun negara tersebut tidak menarik bahkan sedikit pun dari posisi revolusioner-monoteis,” kata Mareh Sedq, menanggapi sidang terbuka parlemen di Teheran pada hari Selasa.

Dia memperingatkan Netanyahu untuk tidak memikirkan agresi terhadap Iran, dan mengatakan, “Jika ada orang gila yang ingin menyerang kepentingan nasional Iran, dia akan diberi tanggapan yang menghancurkan.”

Ucapannya muncul setelah Komandan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia Brigadir Jenderal Farzad Esmayeeli memperingatkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran siap untuk menanggapi ancaman dan agresi musuh dengan kepalan tangan besi.

Baca: Israel-AS Capai Kesepakatan Rahasia Perangi Iran

“Kami tidak berkompromi dengan musuh dan kami telah mempelajarinya dari para martir kami,” Brigadir Jenderal Esmayeeli mengatakan awal bulan ini. “Kita harus melindungi posisi kita karena musuh mengejar celah di dalamnya,” komandan menambahkan.

Letnan Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Salami menggarisbawahi bahwa Angkatan Bersenjata negara tersebut sepenuhnya siap untuk membela negara dan mengatakan bahwa jika musuh berani menyerang Iran, maka akan menghadapi reaksi balasan yang menghancurkan.

Baca: Lebanon Siap Perang, Israel Minta Utusan AS Lakukan Mediasi

“Ketika gejolak regional terjadi, musuh menderita kekalahan melawan pemuda kami yang bersemangat, dan akan mengalami hal yang sama dalam kasus mencoba melakukan agresi terhadap negara ini,” kata Brigadir Jenderal Salami.

Dia menggarisbawahi bahwa musuh setelah menggagalkan kemajuan Iran dengan mendukung dan memperkuat kelompok teroris dengan menghadirkan citra Islam yang menyimpang dan menjijikkan bagi dunia.

“Musuh tidak akan menghadapi apapun, tapi kalah dengan imbalan permusuhan terhadap Republik Islam Iran,” Brigadir Jenderal Salami menambahkan. (ARN)

About ArrahmahNews (13428 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: