News Ticker

PBB Kecam Israel atas Pelanggaran Hak Anak dalam Kasus Ahed Tamimi

Rabu, 14 Februari 2018,

JENEWA, ARRAHMAHNEWS.COM – Israel telah melanggar Konvensi Internasional mengenai Hak Anak dengan menahan seorang remaja Palestina karena menampar seorang tentara Israel. Pakar hak asasi manusia PBB menyatakan hal ini pada hari Selasa (13/02).

Setelah insiden di mana ia menampar seorang tentara Israel, Ahed Tamimi, 17 tahun, diseret ke pengadilan militer Israel pada hari Selasa kemarin.

Baca: Ahed Tamimi, Pahlawan Remaja Palestina, Terancam Pelecehan Seksual

Pakar PBB mendesak pembebasannya, dengan mengatakan bahwa persidangan di masa depan harus diadakan sesuai dengan standar hukum internasional.

“Konvensi tentang Hak-hak Anak, yang telah diratifikasi oleh Israel, dengan jelas menyatakan bahwa anak-anak bisa dirampas kebebasannya hanya sebagai upaya terakhir, dan hanya untuk jangka waktu yang sesingkat mungkin,” kata Michael Lynk, pelapor khusus tentang situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967.

“Tidak satu pun dari fakta kasus ini yang bisa dijadikan alasan untuk membenarkan penahanan yang sedang berlangsung sebelum persidangannya,” tambah Lynk.

Baca: Amnesti Internasional Desak Pembebasan Remaja Palestina Ahed Tamimi

Tamimi ditahan di penjara sejak ia ditangkap di rumahnya oleh tentara Israel Desember lalu saat masih berusia 16 tahun. Empat hari sebelumnya, ia difilmkan tengah memaki tentara Israel yang menyerang properti keluarganya di desa Nabi Saleh, di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Pada tanggal 1 Januari, Tamimi didakwa melakukan sejumlah pelanggaran berdasarkan hukum militer Israel, beberapa berasal dari insiden bulan Desember, dan yang lainnya berasal dari bulan April yang lalu. Pengadilan memutuskan bahwa ia harus tetap ditahan sampai akhir masa percobaannya. (ARN)

About ArrahmahNews (15438 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Israel Vonis Ahed Tamimi 8 Bulan Penjara – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: