News Ticker

PBB: Myanmar Gagal Ciptakan Situasi Kondusif bagi Pemulangan Pengungsi Rohingya

Rabu, 14 Februari 2018,

JENEWA, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala pengungsi PBB mengatakan bahwa Myanmar telah gagal untuk menyiapkan dasar bagi pengembalian secara aman 688.000 pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari tindakan keras tentara enam bulan yang lalu.

Baca: Ini Sumber Foto-foto Hoax Rohingya

“Biarkan saya memperjelas! Kondisi belum kondusif untuk pemulangan sukarela pengungsi Rohingya,” ujar Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi, yang berbicara melalui konferensi video dari Jenewa, dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa (13/02) di New York.

“Penyebab pelarian mereka belum ditangani, dan kami belum melihat kemajuan substantif dalam masalah pengecualian dan penolakan hak yang telah semakin dalam selama beberapa dekade terakhir, yang berakar pada tidak dimilikinya kewarganegaraan oleh mereka,” tambahnya.

Baca: Dewan Pertimbangan Presiden: Rohingya Butuh Bantuan, Bukan Demo

Meskipun ada kesepakatan yang dicapai antara Myanmar dan Bangladesh yang memungkinkan kembalinya orang-orang Rohingya ke tanah air mereka di negara bagian Rakhine, Para pengungsi masih menunggu pemberangkatan di kamp-kamp darurat di Bangladesh.

Pertemuan tersebut dilakukan tiga bulan setelah Dewan Keamanan meminta Myanmar untuk mengendalikan pasukan keamanannya dan membiarkan kembalinya orang-orang Rohingya secara sukarela.

Baca: Myanmar “ROHINGYA” Daerah Kaya Minyak yang Diperebutkan

Grandi mencatat bahwa meskipun eksodus pengungsi telah menurun, aliran ini sebenarnya “masih berlanjut,” dengan sekitar 1.500 pengungsi tiba di Bangladesh pada bulan Februari.

Ia mengungkapkan kekhawatiran atas datangnya musim hujan monsun, yang akan dimulai pada bulan Maret, dan memperingatkan bahwa 100.000 pengungsi yang tinggal di daerah rawan banjir harus segera dipindahkan. (ARN)

About ArrahmahNews (15805 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: