News Ticker

Mantan Direktur CIA Akui AS Campuri Pemilu Negara Lain

Minggu, 18 Februari 2018

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM – Mantan direktur CIA telah membuat pengakuan yang menyebut bahwa Washington mencampuri pemilihan umum negara lain. Pengakuan ini menyusul tuduhan AS yang mengatakan bahwa Rusia telah mencampuri pemilu negaranya.

Meski begitu, James Woolsey, yang menjabat sebagai direktur CIA di bawah mantan Presiden Bill Clinton, bagaimanapun, mengklaim bahwa campur tangan “adalah demi kebaikan sistem agar tidak diambil alih komunis.”

Baca: Moskow: Ada Bukti Barat Berupaya Ganggu Pilpres Rusia

Mantan direktur Central Intelligence Agency itu mengatakan kepada Fox News pada hari Jum’at, bahwa Amerika Serikat mencampuri pemilu negara lain “hanya untuk tujuan yang baik demi kepentingan demokrasi.”

Ia membuat pengakuan itu pada hari yang sama dengan saat Penasihat Khusus Departemen Kehakiman AS, Robert Mueller, mendakwa 13 warga negara Rusia dan tiga entitas Rusia dengan tuduhan mencampuri pemilu 2016 hingga membuat Donald Trump berhasil menduduki gedung putih.

Baca: Putin: AS Berupaya Ciptakan Masalah di Pemilu Presiden Rusia

Menurut dakwaan tersebut, Kelompok ini “mendukung kampanye kandidat presiden Donald J. Trump … dan melemahkan Hillary Clinton,”.

Berbicara di Konferensi Keamanan tahunan Munich, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menolak dakwaan tersebut, dan menggambarkannya sebagai tindakan “pengecut.”

“Saya tidak memiliki reaksi karena semuanya dan apapun itu harusnya bisa dipublikasikan. Kita melihat bagaimana tuduhan-tuduhan, pernyataan-pernyataan ini, bertambah banyak, “katanya. “Jadi sampai kita melihat faktanya, segala hal lainnya hanya mengoceh,” ujarnya. Moskow secara konsisten membantah tuduhan tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (15058 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Mantan Direktur CIA Akui AS Campuri Pemilu Negara Lain

  1. karena senang mencampuri urusan negara lain akhirnya amerika kena batunya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: