News Ticker

Israel Setujui Pembangunan 3000 Unit Pemukiman Baru di Al-Quds

Jum’at, 23 Februari 2018

YERUSALEM, ARRAHMAHNEWS.COM – Pejabat Israel telah menyetujui rencana untuk pembangunan ribuan unit pemukim baru di Yerusalem Timur, al-Quds, sekali lagi melakukan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam kebijakan perluasan permukiman di wilayah pendudukan Palestina oleh rezim Tel Aviv, Komite Lokal Perencanaan dan Konstruksi Israel di Kota Yerusalem telah sepakat untuk membangun 3.000 unit rumah baru di permukiman Gilo.

Baca: Rusia: Pemukiman Ilegal Israel Kacaukan Proses Perdamaian di Timur-Tengah

“Unit pemukiman yang baru direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 280 dunams [sekitar 252 kilometer persegi],” lapor radio Israel pada hari Kamis (22/02) sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Kurang dari sebulan sebelum Presiden AS Donald Trump mulai menjabat, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi Resolusi 2334, yang meminta Israel untuk “segera dan sepenuhnya menghentikan semua kegiatan permukiman di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem Timur, al-Quds.

Baca: PBB: Kegiatan Pemukiman Ilegal Israel Berlanjut pada Tingkat Tinggi

Sekitar 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 230 permukiman ilegal yang dibangun sejak pendudukan Israel pada tahun 1967 di Tepi Barat dan Yerusalem Timur al-Quds.

Warga Palestina menginginkan Tepi Barat sebagai bagian dari negara Palestina merdeka masa depan, dengan Yerusalem Timur al-Quds sebagai ibukotanya. (ARN)

About ArrahmahNews (15058 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: