News Ticker

Jaafari: Kebisuan Barat atas Kekejaman Teroris di Ghouta Timur Tak Bisa Diterima!

Sabtu, 24 Februari 2018

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Utusan Suriah di PBB mengecam AS dan Eropa atas kebisuan mereka terhadap pembantaian warga sipil di Damaskus oleh kelompok-kelompok teror yang beroperasi di Ghouta Timur. Bashar al-Ja’afari mengatakan bahwa adalah “tidak dapat diterima” untuk membahayakan kehidupan delapan juta warga sipil di ibukota hanya demi melindungi beberapa ribu teroris di pinggiran kota.

Kecaman ini diungkap Bashar al-Ja’afari dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang situasi di Suriah pada hari Kamis.

Baca: Rusia: Teroris An-Nusra Sumber Masalah di Ghouta Timur

Setelah kehilangan sebagian besar wilayah Suriah yang berada di bawah kendali mereka, kelompok militan yang didukung oleh negara-negara asing, terutama Front al-Nusra sekarang sebagian besar terkonsentrasi di pinggiran Damaskus, Ghouta Timur, sebuah wilayah yang telah mereka gunakan untuk meluncurkan serangan mortir mematikan ke sasaran sipil di ibukota.

Pasukan pemerintah Suriah telah menyerang posisi teroris di wilayah tersebut untuk membebaskan daerah tersebut dan membebaskan sejumlah besar warga sipil yang terperangkap dengan kekurangan gizi dan kekurangan pasokan medis dasar di sana akibat ulah teroris.

AS dan sekutu-sekutunya menuduh pasukan Suriah membunuh warga sipil dalam kampanye udara melawan posisi militan di Ghouta Timur, sebuah klaim yang ditolak dengan keras oleh Damaskus dan Moskow, yang mendukung operasi anti-teror dengan angkatan udara.

Baca: Perang Ghouta Timur yang Terdistorsi oleh Propaganda Media Arus Utama

Ja’afari lebih lanjut mengatakan bahwa kelompok teroris di Ghouta Timur, yang telah ditunjuk sebagai organisasi teror oleh Dewan Keamanan, menargetkan Damaskus dengan ratusan peluru roket dan mortir setiap hari, membunuh dan melukai ratusan penghuninya.

Ia menyatakan terkejut bahwa AS, bersama dengan sekutu Eropa dan Teluk Persia mereka, tetap membisu menyaksikan kematian warga sipil di ibukota dalam serangan teror dari Ghouta Timur.

Delapan juta warga Damaskus, Ja’afari mengatakan, berada dalam ancaman konstan oleh beberapa ribu teroris di Ghouta Timur, namun negara-negara Barat lebih memperhatikan kesejahteraan para teroris tersebut daripada penduduk sipil di ibukota.

Ia mengatakan bahwa koalisi pimpinan AS, yang konon melawan Daesh di Suriah, telah merubah strategi dari perang proxy dengan mengarahkan agresi langsung terhadap Suriah untuk mencapai apa yang telah gagal dicapai oleh teroris. (ARN)

About ArrahmahNews (16670 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Untuk Pancing Kecaman Dunia, Teroris Sebar Gambar Palsu – ArrahmahNews
  2. Kabel Diplomatik Inggris Ungkap Rencana AS Hancurkan Suriah – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: