News Ticker

Zarif: ISIS Belum Berakhir, AS Merelokasinya

Sabtu, 24 Februari 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, TEHERAN – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa Amerika Serikat secara teratur memindahkan teroris ISIS ke luar wilayah Timur Tengah, sebelum kehilangan seluruh wilayah yang mereka tempati.

Zarif menyampaikan ucapan tersebut dalam sebuah acara Patterns of Regional Order in the Post-ISIS Era di Universitas Teheran pada hari Sabtu.

Relokasi teroris ISIS oleh  AS dari kota-kota Suriah, Hasisa, Mayadin, dan Deir Ezzor serta daerah lainnya ke luar wilayah “adalah perkembangan berbahaya yang memiliki pola reguler,” katanya.

“Jaringan komunikasi mereka tetap ada, pemimpin mereka tetap [hidup], dan mereka masih mendapat dukungan finansial; jadi kita harus mengharapkan kemunculan kembali ancaman itu setiap hari,” menteri luar negeri Iran memperingatkan.

Zarif juga menekankan bahwa meskipun ISIS telah dikalahkan secara teritorial, sumber ideologis dan finansialnya yang berasal dari wilayah ini dan sekitarnya belum dihancurkan.

“Salah satu kesalahan utama Barat adalah bahwa mereka percaya ISIS telah berakhir,” katanya. “[Tapi] ISIS yang tercipta di wilayah ini masih ada. ISIS adalah anak kandung dari invasi AS ke Irak.. .”

Diplomat tertinggi Iran juga mengajukan sebuah inisiatif untuk keamanan kawasan yang mencakup dialog di Teluk Persia.

Seorang pejabat tinggi Rusia menuduh militer AS membiarkan teroris ISIS menyusup ke Afghanistan. “Perlu dicatat bahwa ekstremis itu sendiri dan senjata mereka, menurut sejumlah catatan saksi, sering dipindahkan ke wilayah Afghanistan oleh helikopter tanpa mengidentifikasi,” kata Zamir Kabulov.

Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Sayyed Ali Khamenei sebelumnya juga telah membuat peringatan yang sama. [ARN]

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: