News Ticker

Video Viral Orang Gila Serang Habib Umar bin Muchsin Alatas HOAX

Minggu, 25 Februari 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, SURABAYA –  Muncul info disertai video kasus penyerangan ulama yang viral di media sosial di Facebook. Kali ini video itu menceritakan pemimpin Ponpes Babul Khoirat Lawang (Kabupaten Malang) Habib Umar bin Muchsin Alatas dikejar oleh tiga orang sambil membawa pedang sehabis salat Jumat (23/2).

Satu pelaku berhasil ditangkap santri serta langsung diinterogasi. Dalam video, massa mengaitkan tindakan orang tersebut terhadap sejumlah kasus penyerangan ulama.

Ternyata, apa yang disampaikan info disertai video berdurasi dua menit 39 detik serta diunggah Gusti Pangestu itu tidak sesuai fakta yang sebenarnya alias hoax. Klarifikasi langsung disampaikan wakil Rabithah Alawiyah berdasarkan hasil tabayun habaib di Lawang.

BacaMenkopolhukam minta Polisi “Gebuk” Pelaku Penyerangan Tokoh Agama.

Pihak Rabithah Alawiyah secara langsung diberi wewenang dan izin dari Habib Umar bin Muchsin Alatas selaku pimpinan pondok untuk mengklarifikasi berita yang dianggap simpang siur tersebut.

Menurut pihak Rabithah Alawiyah, Jumat siang sepulang dari salat di Masjid Diponegoro, Habib Umar mengambil mobil di tempat pencucian mobil dan segera pulang. Sesampai di belokan rel masuk Jalan Ngamarto (sekitar 200 meter dari lokasi Ponpes Babul Khairat), terlihat dua motor yang salah satu berboncengan di belakang habib. Dua motor itu berjalan pelan di belakang mobil Habib Umar tanpa mendahului mobil tersebut.

Sesampai di belokan akhir mendekati rumah Habib Umar, ternyata masih terlihat motor itu. Namun, hal tersebut dianggap wajar dan hal biasa oleh Habib Umar karena di situ memang lalu lalang kendaraan umum, termasuk motor, yang mungkin juga termasuk tiga orang tersebut.

Waktu Habib Umar berhenti, terlihat tiga orang itu terus jalan ke arah masjid depan rumah Habib Umar. Setelah parkir dan menutup pintu, Habib Umar istirahat tanpa menyadari apa maksud tiga orang itu dan sama sekali tidak merasa ada apa-apa.

Baca: Teror Terhadap Tokoh Agama dan Upaya Provokasi.

Habib Umar istirahat tidur sampai pukul 15.30 WIB. Saat bangun dia mendengar di depan rumah agak ramai. Bahkan ada beberapa santri menjaga depan rumah Habib Umar. Santri bercerita bahwa ada orang bertanya mana kiai pondok tersebut dan setelah bertanya orang tersebut pergi.

Karena beberapa kasus tentang hal-hal yang negatif terhadap tokoh agama oleh orang dengan gangguan jiwa beberapa akhir ini, para santri mengaitkan masalah PKI dan lain-lain. Serta merta mereka menjaga keamanan Habib Umar yang terkenal arif tersebut.

Habib Umar pun baru teringat tiga orang tadi dan masalah selesai. Sabtu paginya baru ramai karena ada orang tanya lagi mana kiai pondok. Karena anak pondok lagi fobia kejadian kemarin, segera mereka mengerubuti orang tersebut.

Berbagai pertanyaan santri mengakibatkan orang tersebut panik dan lari. Namun, dia tertangkap sehingga hampir terjadi hal yang tidak diharapkan.

Untunglah, Habib Umar datang dan bertanya kepada orang tersebut. Ternyata tidak ada hal yang mencurigakan. Orang itu sepertinya orang kurang waras atau stres yang mungkin ingin minta doa kepada Habib Umar. Dia warga Ledok, Sidoluhur, Lawang. Sopir Habib Umar yang bernama Joepri juga sangat mengenal orang tersebut. Namanya Jumali dan dia terkenal stres di desanya.

Masalah selesai tapi video terlanjur viral. “Dan alhamdulillah begitu sigap dan baiknya pihak kepolisian, Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB sampai magrib bersilaturahmi untuk membantu keamanan Habib Umar bin Muchsin Alatas serta mencari kejelasan tentang video yang sempat viral tersebut,” tulis pihak Rabithah Alawiyah. [ARN]

About ArrahmahNews (15863 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Kapolri: dari 45 Kasus Penyerangan Ulama, 42 Hoax yang Dibumbui di Medsos – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: