News Ticker

Kepala HAM PBB: Negara Pemilik Hak Veto Terlalu Sering Bela Kriminal

Selasa, 27 Februari 2018

JENEWA, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala HAM PBB Zeid Ra’ad al-Hussein mengatakan bahwa anggota PBB pemilik hak veto lebih memilih untuk memihak kepada para penjahat.

Ra’ad al-Hussein menuduh anggota tetap dewan tersebut, terutama Amerika Serikat, Rusia, dan China, bertanggung jawab atas kelanjutan penderitaan orang-orang tak berdosa dengan menyalahgunakan hak veto mereka.

Baca: Ketua HAM PBB Minta Kejahatan Saudi di Yaman Segera Diselidiki

Ia membuat ucapan tersebut dalam pidato terakhir sebelum masa jabatan empat tahunnya berakhir di Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss.

“Selama hak veto digunakan oleh mereka untuk menghalangi kesatuan tindakan saat paling dibutuhkan, saat hal itu bisa mengurangi penderitaan ekstrim orang-orang yang tidak bersalah, maka merekalah (anggota tetap) yang harus menjawab di hadapan korban, ” tambahnya.

Baca: PBB: Akibat Blokade Saudi, Kasus Kolera di Yaman Makin Membludak

Kepala hak asasi manusia PBB lebih jauh mengecam masyarakat internasional karena gagal mengendalikan apa yang dia sebut sebagai konflik brutal di seluruh dunia.

“Setelah mereka yang bertanggung jawab secara kriminal (mereka yang membunuh dan melukai), tanggung jawab atas kelanjutan begitu banyak penderitaan terletak pada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB,” tambahnya. (ARN)

About ArrahmahNews (15863 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Kepala HAM PBB: Negara Pemilik Hak Veto Terlalu Sering Bela Kriminal

  1. yulihantoro2010 // Feb 27, 2018 at 9:25 pm // Balas

    PBB hanya diam dengan situasi di Yaman, tetapi keras di Suriah…

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: