News Ticker

AS Ancam Sanksi Turki atas Pembelian S-400 Rusia

Rabu, 28 Februari 2018

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM – Amerika Serikat dilaporkan telah memperingatkan Turki akan konsekuensi dari keputusan negara itu untuk membeli baterai rudal darat-ke-udara S-400 dari Rusia, dengan mengatakan bahwa Washington bisa saja menghukum Ankara dengan sanksi atas pembelian itu.

Menurut harian Turki Haberturk, seorang pejabat Amerika yang berbicara tanpa menyebut nama menyatakan keprihatinannya atas rencana Turki untuk membeli sistem rudal S-400 Rusia, dengan mengatakan bahwa pembelian tersebut berpotensi untuk membuat Turki terkena undang-undang sanksi yang baru-baru ini disahkan oleh Kongres.

Baca: Penasehat Assad: Turki, AS Kacaukan Kemenangan atas Terorisme di Suriah

Moskow dan Ankara menyelesaikan sebuah kesepakatan mengenai pengiriman sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 pada Desember 2017. Kesepakatan tersebut telah menarik perhatian di antara sekutu NATO di Turki yang mengklaim bahwa baterai rudal tidak kompatibel dengan aliansi militer tersebut .

Pejabat AS lebih lanjut mengatakan bahwa potensi perolehan sistem rudal akan “secara negatif mempengaruhi interoperabilitas NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang dipimpin oleh AS dimana Turki adalah salah satu anggotanya.

Baca: Surat Kabar Turki Sebut Amerika Bidik Turki dan Dukung ISIS

Pejabat tersebut juga mengatakan bahwa Washington berusaha untuk “membantu Turki menemukan alternatif yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pertahanan udaranya.”

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu berbicara menentang bahasa ancaman mengenai pembelian sistem S-400 itu.

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya telah mengancam untuk menerapkan “tindakan yang tepat” terhadap negara-negara yang bersedia membeli persenjataan canggih, terutama sistem pertahanan rudal S-400. (ARN)

About ArrahmahNews (16672 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: