News Ticker

Dubes Suriah di Jenewa: AS dan Sekutunya Distorsi Fakta Serangan Kimia

Kamis, 01 Maret 2018

JENEWA, ARRAHMAHNEWS.COM – Perwakilan Tetap Suriah untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Hussam Eddin Ala menekankan bahwa AS dan sekutunya berusaha memanfaatkan Konferensi Perlucutan Senjata untuk mendistorsi fakta-fakta mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah dan membuat tuduhan tak berdasar terhadap pemerintah Suriah.

Berbicara di Konferensi Perlucutan Senjata Kimia di Jenewa, Ala sebagaimana dikutip SANA, Rabu (28/02), menegaskan bahwa upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari kampanye delusif sistematis untuk melayani kepentingan politik sempit dengan tujuan untuk memicu opini publik terhadap Suriah dan menghambat kemajuan yang dicapai dalam meraih solusi politik.

Baca: Rusia: Laporan OPCW Soal Khan Sheikhoun Seperti Dokumen Amatir

Dubes Suriah itu merujuk pada penyelidikan terhadap mekanisme bias investigasi dan penyelidikan yang tidak profesional oleh OPCW dalam insiden penggunaan bahan kimia beracun di wilayah Suriah, menambahkan bahwa laporan dari komite tersebut sama sekali tidak memiliki objektivitas, ditambah politisasi kerja komite karena tekanan yang diberikan oleh AS demi melayani kepentingannya sendiri.

Ala mencatat bahwa ini terjadi sementara pemerintah Suriah telah menyediakan penjelasan hukum dan bukti ilmiah bagi semua pihak yang membantah klaim dan tuduhan AS tentang penggunaan senjata kimia tersebut.

Baca: Rusia Benar, Teroris Sebar Propaganda Serangan Kimia di Ghouta Timur

Menanggapi pernyataan Duta Besar AS, Ala mengatakan bahwa Suriah telah memenuhi semua kewajibannya setelah mengikuti Konvensi Senjata Kimia pada tahun 2013 dan telah membuat pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menghentikan program senjata kimia meskipun keadaan yang rumit karena ada perang yang dilancarkan teroris takfiri dukungan asing ke negara tersebut.

Duta Besar Ala mengatakan bahwa Suriah telah mengecam keras penggunaan senjata kimia oleh siapapun, kapan saja, dimanapun dan dalam keadaan apapun, dengan menekankan bahwa Suriah memberikan kerja sama yang diperlukan dan kondisi yang tepat untuk melakukan investigasi profesional, adil dan obyektif mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah, berdasarkan keinginan untuk menolak tuduhan yang menyesatkan terhadap negara tersebut dan menuntut pelaku sebenarnya bertanggung jawab atas kejahatan tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (14679 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: