News Ticker

Ahli: Perjanjian Nuklir Iran akan Bertahan Meski AS Mundur

Selasa, 06 Maret 2018

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Pejanjian nuklir Iran akan tetap bertahan meski Amerika mengundurkan diri dari kesepakatan yang ditanda tangani di era Obama tersebut. Seorang ahli dari School of Oriental and African Studies di Universitas London, Sayed Ali Alavi, mengatakan hal ini dalam wawancaranya dengan situs berita Rusia, Sputnik.

Baca: Zarif: Eropa Harus Tekan AS agar Penuhi Kewajiban Perjanjian Nuklir

“Kita hidup di era sistem multipolar, situasi global tidak lagi berada dalam posisi dimonopoli oleh satu negara, katanya sebagaimana dikutip Sputnik, Selasa (06/03).

“Kesepakatan tersebut tidak hanya antara pemerintah Amerika dan pemerintah Iran, ini adalah kesepakatan antara Iran dengan Rusia, China dan Uni Eropa. Dari sudut pandang saya, jika penandatangan perjanjian lainnya tetap berkomitmen terhadap kesepakatan tersebut, kesepakatan tersebut bisa tetap berada di tempat dan bisa bertahan terlepas dari penarikan Presiden Trump,” tambahnya.

Baca: Rouhani: Trump Gagal Lemahkan Kesepakatan Nuklir Iran

Alavi juga menekankan bahwa inilah saatnya bagi semua negara adidaya untuk menunjukkan bahwa mereka secara global hidup secara geopolitik dalam sistem multipolar dan bukan dalam sistem yang didominasi oleh satu individu, dan inilah saatnya menegaskan hal itu kepada Presiden Amerika Serikat bahwa selama semua pihak termasuk pemerintah Iran dan negara-negara 5 + 1, mematuhi kesepakatan dalam hal hubungan internasional dan hukum internasional, tidak ada yang bisa menciptakan hambatan terhadap kesepakatan tersebut. (ARN)

Iklan
  • Bambang Widjojanto
  • Mohamad Nasir
  • Perang Suriah
  • Amien Rais, Politikus
  • Ninoy Karundeng, Penculikan, Penyiksaan, persekusi
  • Ansor
  • Teriak Ganti Presiden Saat Acara Harlah NU di Tebing Tinggi, 8 Anggota FPI Diamankan Polisi
  • KH Marzuky Mustamar
  • Sokarno dan Jokowi
  • Sumanto Al Qurtuby: Mengapa Hizbut Tahrir Tidak Laku di Timur Tengah?
  • Kyai Said Aqil Siradj Diserang

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: