News Ticker

Putin: Tuduhan Penggunaan Senjata Kimia oleh Suriah adalah Berita Palsu

Sabtu, 10 Maret 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tuduhan penggunaan senjata kimia terhadap pemerintah Suriah adalah berita palsu.

“Pertama-tama, pemerintah Suriah menghancurkan semua senjata kimia sejak lama,” kata Presiden Rusia dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi NBC.

Seperti Juru Bicara Departemen Pertahanan AS Dana White telah menekankan bahwa Amerika Serikat “belum melihat bukti” penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah di Ghouta Timur, pemerintah Donald Trump membahas kemungkinan “tindakan militer baru” melawan Suriah sebagai tindakan hukuman, dengan mengutip dugaan seranagn kimia di Ghouta Timur, Washington Post mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan, meningkatkan prospek serangan kedua AS terhadap Presiden Bashar al-Assad dalam waktu kurang dari satu tahun.

Menurut surat kabar tersebut, topik tersebut dibahas dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih, yang dihadiri oleh Presiden AS Donald Trump, Kepala Staf John Kelly, Penasihat Keamanan Nasional Herbert McMaster dan Menteri Pertahanan Jim Mattis.

Washington Post mengutip seorang pejabat senior pemerintah AS yang mengatakan bahwa Mattis “bersikeras” untuk tidak bertindak secara militer sebagai tanggapan atas laporan tentang serangan klorin Damaskus dan McMaster “adalah untuk itu”.

Pejabat lain mengklaim bahwa , “Presiden tidak mendukung tindakan militer dan bahwa pejabat memutuskan untuk terus memantau situasi”.

Pada awal Februari, Kementerian Luar Negeri Suriah menekankan bahwa tuduhan Washington bahwa Damaskus menggunakan senjata kimia di Ghouta Timur tidak beralasan dan Damaskus dengan keras mengecam tuduhan tersebut.

Pada akhir Januari, White Helmets, sebuah kelompok pertahanan sipil oposisi Suriah yang beroperasi di daerah yang dikuasai teroris, melaporkan bahwa tiga warga sipil telah terbunuh dan puluhan lainnya terluka dalam serangan gas klorin yang dicurigai di Ghouta Timur.

Menurut laporan baru-baru ini, kelompok White Helmets yang kontroversial sedang mempersiapkan rencana lain melawan pemerintah Suriah melalui serangan kimia di Ghouta Timur Damaskus.

Juru bicara pemerintah Amerika Serikat telah menuduh Suriah bersiap untuk melakukan serangan kimia di negara Arab tersebut, mengancam bahwa Washington akan membuat Damaskus membayar “harga yang mahal”. [ARN]

About ArrahmahNews (15823 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: