News Ticker

PM Yaman: Agresi Saudi Tidak Mungkin Tanpa Dukungan Amerika

Minggu, 11 Maret 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Perdana menteri Yaman mengatakan kepada Press TV bahwa Arab Saudi tidak akan mampu melakukan perang ke negara miskin tanpa dukungan dari Amerika Serikat.

“Arab Saudi dan negara berkembang lainnya tidak akan dapat melakukan serangan udara tanpa dukungan logistik AS, seperti pengisian bahan bakar jet tempur, sesuatu yang bukan rahasia lagi,” Abdel-Aziz bin Habtour mengatakan kepada reporter Press TV Mohammed al-Attab di ibu kota Yaman, Sana’a.

“Penjualan senjata AS adalah bukti lain dari keterlibatan semacam itu” dalam peperangan tersebut, tambahnya.

Selain dukungan logistik, AS telah membuka keran persenjataan canggih ke Arab Saudi sejak Maret 2015, ketika menyerang Yaman untuk memulihkan bekas pemerintahan yang setia pada Riyadh.

Penjualan senjata tersebut termasuk kesepakatan senilai $ 110 miliar yang ditandatangani pada Mei lalu ketika Presiden AS Donald Trump mengunjungi kerajaan tersebut.

Lebih dari 13.600 orang telah tewas sejak invasi dimulai, dan Yaman telah berubah menjadi lokasi krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Habtour mengatakan Yaman menghadapi perang untuk mencapai kemerdekaan. “Jika tidak, maka akan tetap di bawah dominasi AS dan Saudi,” katanya.

Perdana menteri Yaman mengatakan negaranya memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri dan untuk menjalin hubungan dengan seluruh dunia tanpa kecuali berdasarkan rasa hormat.

“Kami tidak ingin mengekspor pemberontakan atau revolusi ke negara manapun. Kami ingin hidup dalam kedamaian dengan dunia di dalam perbatasan yang diakui secara internasional,” katanya.

Habtour juga menanggapi tuduhan Saudi dan AS bahwa negaranya mendapat dukungan senjata dari Iran.

“Kami tidak keberatan untuk menerima dukungan Iran, namun Iran memiliki kesulitan sendiri, Iran berada di bawah pengepungan AS, Iran mendukung posisi kami melalui sarana media dan arena politik,” katanya.

“Mengenai rudal balistik yang kita miliki,” katanya, “itu adalah sesuatu yang diketahui bahwa kebanyakan dari mereka dibeli dari Rusia di masa lalu.” [ARN]

About ArrahmahNews (14693 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Saudi Targetkan Bandara Sana’a dengan 12 Serangan Udara – ArrahmahNews
  2. Kongres AS Tolak Hentikan Keterlibatan Washington dalam Perang Yaman – ArrahmahNews
  3. Takut Hadapi Rudal Yaman, Saudi Minta Bantuan Pasukan AS – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: