News Ticker

Jurnalis Investigasi Dibunuh, Mendagri Slowakia Mengundurkan Diri

Selasa, 13 Maret 2018

BRATISLAVA, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri Slowakia telah mengundurkan diri menyusul demonstrasi jalanan terbesar dalam beberapa dasawarsa terakhir, setelah kematian Jan Kuciak, seorang jurnalis investigasi.

The Independent melaporkan pada Senin (12/03) bahwa pengunduran diri ini menyusul demonstarsi yang dilaksankan pada hari Jumat lalu dimana sekitar 50.000 orang berkumpul di Bratislava dan ribuan lainnya juga turun ke jalan-jalan di kota mereka untuk menyeru agar Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, memberhentikan sekutu terdekatnya, Robert Kalinak.

Baca: Dubes AS untuk Meksiko Mengundurkan Diri Ditengah Ketegangan Dua Negara

“Penting untuk mempertahankan stabilitas, oleh karena itu saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan wakil perdana menteri dan menteri dalam negeri. Saya pikir saya akan berbuat lebih banyak agar penyidik tidak terganggu dalam pekerjaan mereka jika saya mengundurkan diri,” kata Kalinak kepada wartawan saat mengumumkan rencana pengunduran dirinya.

Keputusan Kalinak untuk mundur itu adalah yang ketiga dalam hitungan pekan. Partai pemerintah, the Most-Hid (Bridge) group, telah meminta Fico untuk memecat Kalinak pada Senin. Kalinak merupakan anggota pendiri Smer party yang juga merupakan partai Fico.

Kuciak menyelidiki kasus penipuan yang melibatkan pengusaha yang berhubungan secara politik. Kematiannya telah memicu kemarahan publik atas korupsi. Kritik mengatakan Kalinak, yang mengawasi polisi sebagai menteri dalam negeri, tidak dapat menjamin penyelidikan independen atas pembunuhan Kuciak dan tunangannya pada akhir Februari.

Baca: Tersangkut Skandal, Menkes AS Mengundurkan Diri

Para pemimpin Most-Hid menyambut baik pengunduran diri Kalinak. Sebelumnya Fico telah menolak untuk menyingkirkan Kalinak. Namun karena khawatir akan kehilangan dukungan Most-Hid, pekan lalu dia mengatakan siap untuk menawarkan solusi agar mendapatkan dukungan dari mereka.

Demonstrasi terbesar di negara ini terakhir kali terjadi saat jatuhnya komunisme pada 1989. Demonstrasi yang terjadi pada Jumat itu melibatkan sekitar 5.000 orang yang berkumpul di Ibu Kota, Bratislava, dan juga ribuan lainnya di kota-kota lain. Unjuk rasa itu menuntut pengunduran diri kabinet Fico dan penyelidikan secara menyeluruh atas kematian Kuciak.

Sebelum ditembak mati, Kuciak telah menginvestigasi pengusaha Italia di Slovakia dengan dugaan mafia. Salah satu orang Italia menurut Kuciak memiliki perusahaan milik bersama dengan dua orang Slovakia yang kemudian bekerja di kantor Fico.

Keduanya telah mengundurkan diri, namun menolak ada hubungan dengan pembunuhan tersebut. Sedangkan mitra bisnis mereka menolak adanya koneksi ke mafia. Tidak ada yang dituntut atas pembunuhan tersebut.

Dulu Kuciak juga pernah menulis tentang seorang pengembang real estat yang menyelidiki penipuan pajak yang memiliki ikatan bisnis dengan Kalinak. Baik si pengembang real estat maupun Kalinak membantah melakukan kesalahan. (ARN)

About ArrahmahNews (15357 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: