News Ticker

Membahayakan Kekuasaan, Pangeran Mahkota Saudi Tahan Ibu Kandungnya

Jum’at, 16 Maret 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman dilaporkan telah menyembunyikan ibunya dari ayahnya, Raja Salman, selama dua tahun terakhir, karena takut dia dapat menggunakan pengaruhnya dan menghalanginya naik ke takhta kerajaan.

Mengutip 14 mantan pejabat senior Amerika Serikat, NBC News melaporkan pada hari Kamis bahwa Mohammed bin Salman menahan ibunya, Putri Fahda bin Falah al-Hathleen, sejak dua tahun lalu dari bertemu dengan ayahnya, saat pangeran mahkota bergerak melakukan konsolidasi kekuasaannya.

Pejabat tersebut berbicara dengan syarat anonim karena sifat sensitif dari rahasia yang mereka bagi pada NBS News.

BacaAtwan: Kunjungan MBS dan Sambutan Ratu Elizabeth II Tak Lebih dari Sirkus Politik.

Mereka mengatakan bahwa anak berusia 32 tahun itu telah menemukan alasan yang berbeda untuk membenarkan ketidakhadiran misterius ibunya dan merahasiakan keberadaannya. Dia pernah, pada suatu kesempatan, mengatakan kepada raja bahwa ibunya berada di luar negeri untuk perawatan medis.

Dia menahan ibunya, istri ketiga Raja Salman, di bawah tahanan rumah di sebuah tempat yang dirahasiakan di Arab Saudi untuk periode yang tidak ditentukan, laporan tersebut menambahkan.

Menurut laporan tersebut, Bin Salman yakin ibunya tidak senang dengan keputusan raja yang menggantikan mantan pangeran mahkota, Muhammad bin Nayef bin Abdulaziz Al Saud, dengan anak kesayangannya sendiri pada bulan Juni 2017.

BacaSaudi Negeri Dongeng, Tapi Nyata.

Laporan tersebut juga mengutip sebuah sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan yang mengatakan bahwa Bin Salman menahan ibunya beberapa tahun yang lalu, karena niatnya untuk memberdayakan saudara kandung pangeran lainnya.

Pria berusia 82 tahun, kata sumber tersebut, telah memberi tahu rekannya bahwa dia merindukan istrinya dan tampaknya tidak tahu keberadaan atau statusnya. [ARN]

About ArrahmahNews (14235 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: