News Ticker

Diwawancara, Putra Mahkota Saudi Tolak Sebutkan Jumlah Kekayaannya

Kalimat Congkak Putra Mahkota Arab Saudi "Mengenai pengeluaran pribadi saya, saya adalah orang kaya dan bukan orang miskin. Saya bukan Gandhi atau Mandela.

Mohammed bin Salman Putra Mahkota Saudi

Selasa, 20 Maret 2018,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menolak untuk mengungkap jumlah kekayaannya di tengah laporan tentang gaya hidup mewahnya sementara saat ini kerajaan kaya minyak itu memperkenalkan langkah-langkah penghematan. Ia mengatakan bahwa itu adalah masalah pribadi.

Baca: Inilah Upaya Mohammed Bin Salman Lenyapkan Pesaingnya Sebelum Naik Tahta

Dalam wawancara pertamanya dengan jaringan televisi Amerika yang menyoal laporan dirinya sebagai pemilik rumah paling mahal di dunia, bin Salman bersikeras bahwa “kehidupan pribadi saya adalah sesuatu yang ingin saya simpan untuk diri saya sendiri”.

“Mengenai pengeluaran pribadi saya, saya adalah orang kaya dan bukan orang miskin. Saya bukan Gandhi atau Mandela, ”katanya dalam wawancara dengan CBS yang ditayangkan pada hari Minggu (18/03).

Baca: Gonjang-Ganjing Pemerintahan Saudi

The New York Times melaporkan bahwa putra mahkota, yang dikenal dengan inisialnya MbS itu baru-baru ini membeli kapal pesiar seharga setengah miliar dolar, bersama dengan chateau Prancis. Dan itu terjadi saat dia memimpin tindakan keras korupsi.

Pada tanggal 4 November, lusinan pangeran, menteri, dan mantan menteri Saudi ditahan atas perintah Komite Anti-Korupsi yang dipimpin oleh putra mahkota Arab Saudi. Mantan kepala mata-mata Pangeran Bandar bin Sultan serta pangeran miliarder dan keponakan raja Waleed bin Talal adalah salah satu pengusaha terkemuka dan bangsawan yang dipenjara.

Baca: EKSKLUSIF! Mantan Istri AlWaled bin Talal Ungkap Kebobrokan Mental Penguasa Saudi

Bin Salman membela tindakan kerasnya itu dengan menganggapnya sebagai suatu tindakan yang “diperlukan”.

“Apa yang kami lakukan di Arab Saudi sangat diperlukan. Semua tindakan yang dilakukan sesuai dengan hukum yang ada dan yang sudah terbit”, ujarnya membela diri. Kampanyenya yang mengejutkan banyak pihak itu oleh beberapa analis dipandang sebagai pemberantasan terhadap perbedaan pendapat sebelum pangeran mahkota naik ke tampuk kekuasaan.

Baca: SADIS… Duet Saudi-Amerika Pembunuh Rakyat Yaman

Wawancara Bin Salman dilakukan saat ia memulai tur Amerika di mana dia akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada hari ini, Selasa (20/03). Menjawab pertanyaan tentang laporan penangkapan puluhan kritikus dari pemerintahannya tahun lalu dan tentang pelanggaran hak asasi manusia di negaranya, dia berkata, “Standar Saudi tidak sama dengan standar Amerika.” (ARN)

About ArrahmahNews (15415 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: