News Ticker

Analis: PBB Tidak Benar-benar Ingin Akhiri Agresi Saudi di Yaman

Kamis, 29 Maret 2018

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang analis mengatakan bahwa PBB tidak memiliki kemauan untuk menghentikan agresi militer Arab Saudi terhadap Yaman, menambahkan bahwa badan dunia itu khawatir Amerika Serikat dan Inggris akan memveto setiap resolusi untuk mengakhiri perang.

“Tentu saja Perserikatan Bangsa-Bangsa dapat melakukan sesuatu. Jika ada kemauan, di situ ada jalan. Jika Perserikatan Bangsa-Bangsa serius untuk menghentikan perang, ia dapat mengeluarkan resolusi, dapat menyatakan bahwa perang ini ilegal, bahwa perang ini telah berjalan terlalu jauh, bahwa ini harus dihentikan. PBB dapat menyerukan gencatan senjata. Saya tidak berpikir bahwa sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa ingin menghentikan perang, ”kata Saeed Shahabi kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Rabu (28/03).

Koalisi Arab Saudi dan sekutunya telah memaksakan sebuah perang terhadap bangsa Yaman pada 26 Maret 2015, untuk menghancurkan gerakan Houthi Ansharullah dan mengembalikan bonekanya, Abd Rabbuh Mansour Hadi yang telah mengundurkan diri dan lari ke Riyadh kembali berkuasa.

Jumlah korban tewas disebut-sebut mencapai hampir 15.000 jiwa. Bagaimanapun juga seorang aktivis Yaman menyatakan bahwa jumlah korban sebenarnya di sepanjang 3 tahun perang Saudi adalah 70.000 jiwa. Jumlah yang sangat tinggi dalam sebuah peperangan yang lebih pantas disebut pembantaian.

Selain korban jiwa, Kampanye pemboman mengerikan dilancarkan koalisi pimpinan Saudi setiap hari sejak 3 tahun lalu dengan menggunakan senjata yang dibeli dari AS dan Inggris. Kampanye ini telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur Yaman termasuk fasilitas layanan publik seperti Rumah Sakit, stasiun pompa air, stasiun pembangkit listrik dan Sekolah-sekolah.

Serangan terus menerus koalisi juga telah menimbulkan bencana kemanusiaan terparah sepanjang dekade dengan membludaknya wabah Kolera dan kelaparan di seluruh negeri. (ARN)

About ArrahmahNews (14693 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: