News Ticker

Pertanyakan Tuduhan Inggris ke Rusia, Komunikasi Assange dari Kedubes Ekuador Diputus

Kamis, 29 Maret 2018

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Ekuador telah mengumumkan bahwa Julian Assange tidak akan lagi dapat berkomunikasi dengan dunia luar dari kedutaan negaranya di London, di mana pendiri Wikileaks itu telah berlindung disana selama enam tahun terakhir.

Sebuah pernyataan pemerintah Ekuador mengatakan pada hari Rabu (28/03) bahwa komunikasi Assange ke luar kedutaan akan diputus untuk menghentikannya mencampuri urusan negara lain.

“Ukuran itu diadopsi karena Assange tidak mematuhi janji tertulis yang dia buat dengan pemerintah pada akhir 2017, di mana dia berkewajiban untuk tidak mengirim pesan yang melibatkan gangguan dalam kaitannya dengan negara-negara lain,” bunyi pernyataan itu.

Keputusan itu muncul dua hari setelah Assange melalui halaman Twitternya mempertanyakan narasi London yang menyebut Rusia terlibat dalam keracunan dengan agen syaraf mantan mata-matanya di kota Salisbury, Inggris selatan, pada 4 Maret lalu, sebuah insiden yang sangat mempengaruhi hubungan antara Rusia dan Barat.

Assange, seorang whistleblower Australia yang dibenci oleh beberapa pemerintah Barat karena publikasi-publikasi yang membocorkan rahasia-rahasia sensitif mereka, telah berlindung di kedutaan Ekuador di London sejak 2012.

Ia menolak untuk menyerahkan diri dalam menghadapi tuduhan pelecehan seksual di Swedia, mengatakan bahwa ini adalah siasat pihak berwenang yang akhirnya akan mengekstradisi dia ke AS di mana dia akan dituntut atas pembocoran yang dilakukannya.

Baik Inggris dan Swedia telah menolak untuk mendukung keputusan oleh Kelompok Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Penahanan Sewenang-wenang (WGAD) pada tahun 2015 yang telah menyatakan bahwa penahanan Assange sebagai sewenang-wenang.

Komunikasi terakhir Assange di internet dilakukan pada hari Selasa ketika dia menanggapi komentar yang menghina dari anggota British House of Commons.

Dalam berbagai pernyataan pada hari Rabu, aktivis dan pejabat di seluruh Eropa menyerukan kepada para pendukungnya untuk menggelar unjuk rasa di luar kedutaan di London untuk memaksa pihak berwenang memulihkan koneksi internetnya. (ARN)

About ArrahmahNews (16639 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: