News Ticker

Yulia Skripal Putri Mata-mata Rusia yang Diracuni Keluar dari Kondisi Kritis

Jum’at, 30 Maret 2018

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Yulia Skripal, yang katanya terkena serangan agen saraf dan telah membekukan hubungan antara Rusia dan Barat, sudah keluar dari perawatan kritis pada hari Kamis (29/03) karena peningkatan cepat dalam kesehatannya.

“Kesehatan putri mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal yang berusia 33 tahun itu “meningkat pesat dan tidak lagi dalam kondisi kritis. Kondisinya sekarang stabil,” ungkap pihak rumah sakit yang merawat pasangan itu sejak serangan 4 Maret.

“Sergei Skripal, 66 tahun, masih dalam kondisi kritis namun stabil,” kata dewan Rumah Sakit Salisbury District.

Serangan terhadap Skripal di kota barat daya Inggris itu telah disambut dengan tanggapan besar yang telah membuat lebih dari 150 diplomat Rusia diusir dari negara-negara di seluruh dunia.

Pihak berwenang Inggris telah menyalahkan hal ini Moskow. Sedangkan Moskow menyangkal keterlibatan apa pun.

“Saya senang bisa melaporkan peningkatan kondisi Yulia Skripal,” kata Dokter Christine Blanshard, direktur medis rumah sakit Salisbury.

“Ia telah menanggapi pengobatan dengan baik tetapi terus menerima perawatan klinis ahli 24 jam sehari.”
Pengadilan minggu lalu mendengar bahwa, pada tahap itu, ia tidak dapat berkomunikasi dengan cara apa pun yang berarti, sementara ayahnya tidak dapat berkomunikasi sama sekali.

Polisi kontra-teror Inggris pada hari Rabu mengatakan Skripal pertama kali melakukan kontak dengan agen saraf di rumah Salisbury – dengan konsentrasi tertinggi di pintu depan.

Polisi Inggris mengatakan sekitar 250 detektif anti-terorisme sedang menangani kasus itu, yang bisa berlanjut selama berbulan-bulan.

Sekitar 500 saksi telah diidentifikasi dan polisi mencari lebih dari 5.000 jam rekaman kamera keamanan. (ARN)

About ArrahmahNews (16668 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: