News Ticker

BNPT: Isu-isu Luar Negeri Dieksploitasi untuk Bikin Negara Chaos

Minggu, 1 April 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai isu yang berpotensi memunculkan radikalisme di Indonesia, terutama konflik-konflik dari luar negeri. Menurutnya, kerapa ada kelompok memanfaatkan konflik itu untuk menyusup dan menyebarkan paham kekerasan.

“Isu-isu luar negeri itulah yang akan dieksploitasi untuk membuat kegaduhan di sini. Seperti kasus Rohingya di Myanmar, tapi di Indonesia ada sebagian kelompok yang justru memperkeruh dengan menimbulkan teror yang ditimbulkan di Indonesia,” kata Suhardi dalam keterangan, Minggu (1/4).

Ia menilai, apa yang dilakukan kelompok radikal dengan memanfaatkan isu-isu sangat tidak berdasar dan malah akan menimbulkan perpecahan di masyarakat. Untuk itu kepada semua pihak agar hal-hal semacam ini dijauhkan dan sedini mungkin bisa dicegah masuk ke Indonesia.

Suhardi menegaskan, sebagai aparat yang bertanggungjawab menjaga keamanan harus mempunyai jiwa nasionalisme serta profesionalisme yang kuat. Aparat harus bisa membawa Indonesia semakin maju, dan mandiri dalam menghadapi serangan ideologi asing yang dapat mengancam keamanan dan keutuhan bangsa ini.

“Potensi ancaman terorisme tidak pernah surut sehingga aparat harus mempunyai modal pengetahuan yang memumpuni dalam menghadapi persoalan tersebut,” tukas Suhardi.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Utama Lemhanas ini menjelaskan, terorisme bukan hanya menjadi ancaman Indonesia tetapi sudah menjadi musuh bersama negara-negara dunia. Artinya, tantangan penanggulangan terorisme semakin hari semakin tinggi di era kemajuan teknologi informasi yang berimbas dengan tereduksinya identitas kebangsaan, terutama pada generasi muda.

“Itulah yang membuat saya tidak pernah lelah memberikan wawasan kebangsaan kepada generasi muda dan para calon pemimpin bangsa lainnya. Kalau ini tidak dilakukan saya khawatir nanti, akan banyak terjadi pengaruh buruk yang akan merusak bangsa dan negara ini,” pungkasnya.

Beberapa waktu lalu Suhardi sempat memberi pembekalan pada ratusan anggota Pasis Pendidikan Pengembangan Umum Sespima Angkatan 59 di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. [ARN]

About ArrahmahNews (16639 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: