News Ticker

AS Tunggu Bukti Turki untuk Ekstradisi Fethullah Gulen

Rabu, 04 April 2018

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang pejabat tinggi AS mengatakan bahwa Washington sedang menunggu bukti dari Turki mengenai dugaan keterlibatan ulama oposisi negara itu yang saat ini berlindung di AS, Fethullah Gulen, dalam pembunuhan duta besar Rusia untuk Ankara, Andrey Karlov, lebih dari setahun lalu.

“Kami akan meninjau semua materi yang mungkin diberikan pemerintah Turki dalam hal ini dan akan membuat keputusan tentang ekstradisi atas dasar atau fakta dan undang-undang AS yang relevan,” kata juru bicara Departemen Kehakiman AS, Nicole Navas Oxman, kepada kantor berita milik negara Rusia, TASS.

Seorang perwira polisi yang tidak sedang bertugas, dengan mengenakan pakaian sipil bernama Mevlut Mert Altintas, menembak mati Karlov saat ia berpidato membuka pameran foto di Ankara pada 19 Desember 2016.

Setelah melakukan pembunuhan, si penyerang meneriakkan kata-kata yang berhasil terekam di kamera. Altintas meneriakkan, “Jangan lupakan Aleppo, jangan lupakan Suriah!”

Pembunuhan itu, yang sama-sama dikecam oleh pemimpin Turki dan Rusia itu dianggap sebagai upaya untuk merusak hubungan Ankara-Moskow, yang tengah bekerja sama atas krisis Suriah. (ARN)

About ArrahmahNews (16652 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: