News Ticker

Zarif: Iran Tak Akan Khianati Palestina

Rabu, 04 April 2018

TEHERAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengecam keras pembantaian Palestina oleh Israel, dan mengatakan bahwa Republik Islam tidak akan berkompromi dengan Israel menyangkut Palestina.

“Orang-orang Iran menjadikan masalah (kmerdekaan) Palestina sebagai cita-cita mereka sendiri,” kata Zarif, Senin (03/04).

Baca: Israel Tembak Mati 15 Warga Palestina dalam Demo di Jalur Gaza

Ia menggarisbawahi bahwa Iran melihat masalah Palestina sebagai masalah mereka juga, sebagaimana Iran memandang semua negara sahabat serta tetangga Muslim lainnya, dan juga memandang bahwa keamanan dan kebebasan mereka sebagai keamanan dan kebebasannya sendiri.

Komentar Zarif ini disampaikan setelah sedikitnya 17 warga Palestina kehilangan nyawa mereka dan lebih dari 1.400 lainnya menderita luka-luka pada hari Jumat, ketika pasukan militer Israel menembaki ribuan demonstran yang berbondong-bondong mendatangi perbatasan Gaza dalam demo Hari Tanah.

Baca: Putra Mahkota Saudi Terang-terangan Akui Negara Israel

Komentar Zarif ini juga datang setelah pernyataan kontroversial putra Mahkota Saudi yang mengakui hak rezim pendudukan Israel untuk meduduki tanah Palestina, sementara tidak mengeluarkan sedikitpun kecaman atas kekejaman zionis yang baru saja terjadi dalam wawancaranya dengan saluran The Atlantic.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menganggap rezim Israel bertanggung jawab atas kematian para pengunjuk rasa Palestina dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera campur tangan guna “melindungi” rakyat Palestina melawan “agresi harian Israel yang meningkat”.

Demo itu bertepatan dengan peringatan 42 tahun Hari Tanah, memperingati pembunuhan enam orang Palestina oleh pasukan Israel pada tahun 1976.

Baca: Israel Tolak Penyelidikan Independen atas Serangan di Jalur Gaza

Palestina telah menyebut demonstrasi itu sebagai “demonstrasi damai” untuk meningkatkan kesadaran internasional akan penderitaan pengungsi Palestina yang berjuang dan mengambil kesempatan untuk mengekspresikan kemarahan mereka terhadap blokade Israel di Jalur Gaza.

Para pemimpin Palestina berjanji akan melampaui pagar Gaza di masa depan dan mengejutkan Israel lagi setelah protes besar-besaran di dekat penghalang itu bentrok dengan pasukan Israel yang ganas.

Mantan pemimpin Hamas, Khaled Meshaal, mengatakan pada hari Minggu bahwa Israel telah diuntungkan oleh berbagai krisis dan “kelemahan” yang mengganggu dunia Arab, menambahkan, “Palestina tidak akan menyerahkan ‘hak untuk kembali.” (ARN)

About ArrahmahNews (15863 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: