News Ticker

Saudi Berencana Bangun Kanal Disepanjang Perbatasan Qatar

Sabtu, 07 April 2018

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Di tengah kebuntuan diplomatik pahit dengan Doha, Arab Saudi dilaporkan tengah dalam persiapan untuk membangun proyek saluran maritim atau kanal di sepanjang perbatasan dengan Qatar dimana hal ini praktis akan mengubah semenanjung Arab itu menjadi sebuah negara pulau.

Surat kabar Saudi, Sabq, pada hari Kamis (05/04) lalu melaporkan bahwa rencana Saudi itu masih belum menerima persetujuan resmi.

Baca: Arab Saudi, ARN, Blokade Saudi, Krisis Qatar, Krisis Teluk, Piala Dunia, Propaganda Saudi, Qatar

“Sebuah konsorsium dari sembilan perusahaan lokal terlibat dalam pembangunan jalur air yang membentang dari wilayah Salwa Saudi Arabia ke teluk Khawr Al-Udayd di Qatar,” kata laporan itu.

Kanal yang direncanakan mampu menampung semua jenis kapal ini nantinya akan memiliki panjang 60 kilometer, lebar 200 meter dan memiliki kedalaman antara 15-20 meter, tambahnya.

Biaya awal kanal ini diproyeksikan hampir 2,8 miliar riyal Saudi ( 750 juta dolar). Pembangunannya juga diperkirakan akan memakan waktu 12 bulan.

Sementara, menurut laporan itu, hamparan satu kilometer dari daratan di wilayah utara Saudi dari saluran itu akan menjadi “zona militer”.

 

Lebih lanjut laporan itu mengklaim bahwa proyek ini dimaksudkan untuk mengaktifkan pariwisata di wilayah tersebut dengan pembangunan lima hotel dan dua pelabuhan baru di sepanjang jalur air, namun pengamat mengatakan itu adalah bagian dari upaya rezim Riyadh untuk lebih mengisolasi Qatar.

Baca: Doha: Laporan Qatar Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia adalah Propaganda Saudi

Pengguna media sosial juga beramai-ramai mengkritik rencana Saudi melalui postingan dengan tagar Arab #SalwaMaritimeChannel yang menjadi topik tren nomor satu di Arab Saudi dan Qatar.

Juni lalu, Arab Saudi, Mesir, Bahrain, dan UEA memberlakukan blokade darat, angkatan laut dan udara terhadap Qatar padahal negara itu sangat bergantung pada impor. Saudi dan ketiga negara lain mantan sekutu Qatar itu menuduh Doha mendukung terorisme, sebuah tuduhan yang dibantah keras.

Kuartet yang dipimpin Saudi itu kemudian mengajukan daftar tuntutan dan memberikan Qatar ultimatum untuk mematuhi mereka atau menghadapi konsekuensi.

Doha menolak untuk memenuhi tuntutan dan menekankan bahwa pihaknya tidak akan meninggalkan kebijakan luar negeri yang independen. (ARN)

About ArrahmahNews (16621 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Saudi: Qatar Akan Jatuh dalam Waktu Kurang dari Seminggu – ArrahmahNews
  2. Qatar Larang Penjualan Semua Produk Saudi Cs di Negaranya – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: