News Ticker

Dubes Rusia di Washington: Serangan AS Tak Akan Dibiarkan Tanpa Konsekuensi

Sabtu, 14 April 2018

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON – Duta Besar Rusia untuk AS memperingatkan “konsekuensi” setelah AS dan sekutunya meluncurkan aksi militer terkoordinasi melawan Suriah.

Rusia merasa terancam oleh keputusan AS yang menyerang target di Suriah sebagai pembalasan atas dugaan serangan kimia di Douma pada 7 April, yang diyakini Moskow dan banyak kalangan sebagai serangan bendera palsu.

“Skenario yang dirancang sebelumnya sedang dilaksanakan. Sekali lagi, kami sedang diancam. Kami memperingatkan bahwa tindakan seperti itu tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi,” kata Anatoly Antonov dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam. “Semua bertanggung jawab, untuk mereka yang ada di Washington, London, dan Paris.”

Meskipun peringatan berulang dari Rusia, Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan pasukan Amerika, bersama dengan sekutu Inggris dan Perancis mereka, menyerang target militer di Suriah pada Jumat malam. Militer Rusia yang beroperasi di Suriah tidak diberitahu tentang target Amerika, Jenderal Joseph Dunford, Ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan kepada wartawan setelah serangan itu.

Target “khusus diidentifikasi” AS untuk “mengurangi risiko pasukan Rusia yang terlibat,” kata Dunford. “Kami menggunakan saluran deconfliction yang normal untuk mendekonfleks ruang udara. Kami tidak mengkoordinasikan target.”

Sementara Trump mengatakan bahwa tujuan dari tindakan AS adalah untuk “menetapkan pencegah yang kuat terhadap produksi, penyebaran, dan penggunaan senjata kimia,” Antonov mengingatkan bahwa “AS – pemilik gudang senjata kimia terbesar – tidak memiliki moral dan hak untuk menyalahkan negara lain.”

Keputusan gabungan oleh AS dan sekutunya untuk menyerang Suriah muncul setelah juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mempresentasikan bukti yang mengklaim bahwa dugaan serangan kimia di Douma, telah diatur.

Serangan itu juga terjadi hanya beberapa jam sebelum para ahli dari Organisasi PBB untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW) dijadwalkan mengunjungi Douma pada hari Sabtu untuk menentukan apakah senjata kimia memang digunakan di sana.

Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu, Rusia telah berulang kali memperingatkan AS dan sekutunya untuk tidak mengambil tindakan militer di Suriah, karena akan menyebabkan konsekuensi serius bagi seluruh dunia, terutama mengingat fakta bahwa pasukan Rusia dikerahkan di negara itu.

Moskow juga akan menembak jatuh proyektil yang mengancam personil Rusia yang memerangi jihadis di Suriah. [ARN]

Iklan

1 Comment on Dubes Rusia di Washington: Serangan AS Tak Akan Dibiarkan Tanpa Konsekuensi

  1. Semoga kau (Rusia) menepati janjimu yaitu akan memberikan respons yang tegas, jelas dan keras terkait serangan AS, UK dan France ke Suriah.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Rakyat Suriah Demo Dukung Bashar Assad Pasca Serangan AS Cs – ArrahmahNews
  2. DK PBB Tolak Draft Resolusi Rusia untuk Kecam Serangan AS ke Suriah – ArrahmahNews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: