News Ticker

Video: Pusat Penelitian Obat Kanker Suriah Dibombardir Amerika

Minggu, 15 April 2018,

ARRAHMAHNEWS.COM, SURIAH – Kekuatan Barat mengklaim bahwa serangan rudal mereka menyerang jantung program senjata kimia Suriah, tetapi sebenarnya yang mereka hancurkan adaalh lembaga penelitian ilmiah yang memproduksi obat kanker.

Baca: Siapa Dibalik Ketidakstabilan di Suriah, Iran atau Amerika?

Pentagon mengatakan tiga fasilitas senjata kimia, termasuk pusat penelitian dan pengembangan di distrik Barzeh Damaskus dan dua instalasi dekat Homs, menjadi target pada dini hari Sabtu.

Lembaga Pengembangan Industri Farmasi dan Kimia, yang terletak di lingkungan Barzeh di timur laut ibukota Suriah, mengkhususkan diri dalam memproduksi obat-obatan tertentu yang kurang pasokan di tengah sanksi-sanksi Barat.

Saeed, kepala Lembaga Pengembangan Industri Farmasi dan Kimia, mengatakan pusat itu sebelumnya digunakan oleh Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW) tetapi sekarang bekerja untuk produk farmasi.

Baca: Breakingnews: Trump Perintahkan Serangan Militer Terhadap Suriah

“Sejak krisis Suriah pecah, negara ini telah kekurangan semua jenis obat karena sanksi dari negara-negara Barat. Perusahaan asing berhenti mengekspor obat-obatan berkualitas tinggi ke Suriah, terutama obat-obatan anti kanker. Jadi kami telah melakukan penelitian tentang obat anti-kanker di sini, dan tiga obat kanker telah dikembangkan,” katanya.

Saeed mencatat bahwa dia tidak bisa tinggal di pusat penelitian setelah serangan jika itu berisi senjata kimia, seperti yang diklaim oleh AS dan sekutunya.

“Jika ada senjata kimia di gedung itu, kami tidak akan berada di sini. Rekan-rekan saya dan saya datang ke sini jam 05:00 pagi ini. Jika ada senjata kimia, kami perlu memakai masker dan mengambil tindakan perlindungan lainnya untuk tinggal di sini,” ujarnya. (ARN)

About ArrahmahNews (14236 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: