News Ticker

Moskow Ancam Intervensi Militer Saudi di Suriah

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Pangkalan udara Rusia di provinsi Lattakia, Humeimim, dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis memperingatkan Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir tentang kesiapan negaranya mengirim pasukan militer ke Suriah.

“Kami sedang dalam pembicaraan dengan AS dan sejak awal krisis Suriah tentang pengiriman pasukan ke Suriah,” kata Jubeir pada konferensi pers di Riyadh dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Pangkalan udara Humeimim menggambarkan penempatan pasukan Saudi di Suriah tidak dapat diterima, dan memperingatkan tentang penggunaan kekuatan militer untuk menjaga integritas teritorial Suriah.

BacaBolton Pelopori Pembentukan Koalisi Militer Arab di Suriah.

Ia juga memperingatkan bahwa tentara Amerika di Suriah tidak berhak untuk mengganti pasukannya dengan militer Arab, termasuk Arab Saudi, dan menambahkan bahwa wilayah yang diduduki oleh pasukan AS adalah wilayah Suriah dan tidak ada yang berhak membuat kesepakatan atas mereka.

Analis percaya bahwa Riyadh sangat khawatir atas penarikan pasukan Amerika dari Suriah akan membuka jalan bagi kehadiran Iran dan Rusia yang lebih luas. Sementara, Arab Saudi tahu tidak dapat menghadapi Tehran dan Moskow.

Administrasi Donald Trump dilaporkan mencoba merekrut negara-negara Arab untuk melakukan pendanaan dan pasukan untuk menggantikan kehadiran militer AS di Suriah, menurut laporan.

Para pejabat AS telah meminta Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab untuk kontribusi miliaran dolar dan militer untuk membantu mengamankan Suriah, The Wall Street Journal melaporkan pada hari Senin.

Penasihat Keamanan Nasional John Bolton juga dilaporkan telah menghubungi para pejabat Mesir tentang inisiatif tersebut. Dia baru-baru ini mengadakan percakapan telepon dengan Abbas Kamel, kepala intelijen Mesir, untuk melihat apakah Kairo bersedia berkontribusi pada pelaksanaan rencana tersebut.

BacaArab Saudi Siap Mengirim Pasukan ke Suriah.

Para pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa Washington ingin negara-negara Arab mengirim prajurit mereka ke Suriah, sementara para pejabat militer mengatakan kepada WSJ bahwa sulit meyakinkan negara-negara Arab untuk mengirim pasukan jika AS menarik pasukannya sepenuhnya.

Presiden AS dalam beberapa pekan terakhir menciptakan ketidakpastian atas masa depan peran AS di Suriah. Trump telah menyatakan bahwa Washington akan menarik diri dari Suriah “segera”, tetapi tidak ada batas waktu untuk langkah seperti itu.

Belakangan, Trump menyarankan AS dapat memperluas kehadiran militernya di Suriah jika negara-negara Arab lainnya, seperti Arab Saudi, membayarnya.

Tapi, Duta Besar untuk PBB Nikki Haley mengatakan beberapa hari lalu bahwa AS tidak akan menarik pasukannya keluar dari Suriah sampai tujuannya tercapai di sana. [ARN]

About ArrahmahNews (16710 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Moskow Ancam Intervensi Militer Saudi di Suriah

  1. urus para jemaah haji aja ga becus ..banyk yg celaka setiap tahun…mana di monopoli smaa kelaurga kerajaan maksiat saudi salman.. pake ikut campur masalah dalam negri Suriah. saudi wahabi isis.

1 Trackback / Pingback

  1. AS Akan Ciptakan Negara Teroris di Suriah Selatan – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: