News Ticker

Nyatakan Negara Tak Sanggup Bayar Diplomat, Menlu Sudan Dipecat

KHARTOUM, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Sudan Omar al-Bashir telah mengeluarkan dekrit presiden yang membebas-tugaskan Menteri Luar Negeri Ibrahim Ghandour dari posisinya. Kantor berita negara, SUNA, melaporkan hal ini pada hari Kamis (19/04).

Kantor berita tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut atau mengatakan siapa yang akan ditunjuk untuk menggantikan posisi Menteri Luar Negeri Sudan.

Baca: Menlu Sudan: Negara Tak Sanggup Bayar Gaji Para Diplomat

Ghandour pada hari Rabu secara terang-terangan meminta parlemen untuk turun tangan dan membantu para diplomat Sudan, yang belum mendapatkan gaji mereka dalam tujuh bulan terakhir, ataupun diberi dana untuk membayar sewa markas misi diplomatik Sudan di luar negeri.

“Dana yang diminta oleh kementerian luar negeri berjumlah kurang dari 30 juta dolar,” katanya dalam komentar publik pertama oleh seorang pejabat pemerintah Sudan terkait ketidakmampuan bank sentral untuk menyediakan mata uang asing guna menutupi urusan negara.

Sudan sebagian besar terputus dari pendanaan internasional dalam beberapa dekade terakhir akibat sanksi AS, yang baru dicabut pada bulan Oktober lalu.

Baca: Rahasia Keberadaan Industri Militer Israel di Sudan Selatan

Sejak itu, para pejabat telah berusaha menarik investor untuk membantu menopang ekonominya, yang telah berjuang sejak Sudan selatan memisahkan diri pada 2011. Pemisahan itu menimbulkan kerugian sebanyak tiga perempat dari produksi minyak yang merupakan sumber utama mata uang asing dan pendapatan pemerintah Sudan.

Selama bertahun-tahun Bank sentral Sudan berusaha menghindari perilisan informasi seputar kepemilikan mata uang asingnya kepada publik. (ARN)

About ArrahmahNews (14625 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: