News Ticker

Menteri Suriah: Tak Ada Kesepakatan dengan Sisa Militan di Damaskus Selatan

DAMASKUS – Seorang menteri Suriah mengatakan bahwa militan yang tersisa di Damaskus selatan tidak akan ditawari lagi kesepakatan rekonsiliasi oleh pemerintah.

Menteri Suriah yang bertanggung jawab untuk rekonsiliasi nasional, Ali Haidar, membuat pengumuman ini pada hari Selasa (24/04), mencatat bahwa para militan yang tersisa di daerah Hajar al-Aswad dan Yarmouk kebanyakan terdiri dari teroris Daesh Takfriri.

Baca: Kongres AS Beri Trump Kewenangan Pasok Militan Suriah Dengan Rudal Anti-Pesawat

“Masalah dengan para pemberontak di Hajar al-Aswad dan Yarmouk adalah bahwa mereka kebanyakan adalah militan Daesh. Jadi komunikasi dan usaha untuk mencapai kesepakatan akhir adalah (sesuatu) yang tidak mungkin dengan organisasi seperti Daesh,” katanya.

Ia menambahkan bahwa operasi militer Suriah akan berlanjut di wilayah itu sampai para teroris diberantas.

“Operasi militer adalah apa yang akan menentukan situasi di Yarmouk,” tambahnya.

Haidar mencatat bahwa pengeboman udara di wilayah tersebut akan dilakukan melalui operasi presisi.

Baca: AU Irak Bombardir Posisi ISIS di Suriah

“Operasi militer didasarkan pada penargetan sejumlah situs dan gudang senjata militan. Ini adalah sejumlah target dan bukan pemboman acak. Oleh karena itu operasi berlangsung beberapa saat dan dapat berlanjut selama berhari-hari, karena ini adalah operasi yang mengutamakan ketepatan,” tambahnya.

Sebelumnya, pasukan pemerintah Suriah, didukung oleh jet tempur Angkatan Udara Suriah, meluncurkan operasi baru di provinsi barat daya negara itu, Rif Dimashq, yang menargetkan terowongan bawah tanah dan posisi penting yang digunakan oleh teroris Takfiri Daesh. (ARN)

About ArrahmahNews (15367 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Militer Suriah: Tak Ada Kesepakatan dengan ISIS di Hajar al-Aswad – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: