News Ticker

Diprotes, Youtube Kembalikan Video Kekerasan Israel atas Warga Palestina

GAZA – YouTube pada hari Rabu (25/04) memutuskan untuk mengembalikan video yang mengekspos kebrutalan Israel terhadap Palestina setelah menerima serangan balik di media sosial.

Mengklaim konten melanggar ketentuan layanan, platform berbagi video itu pada hari Minggu (22/04) lalu menghapus video yang diposting oleh akademisi Palestina dan aktivis Sana Kassem untuk memberi penghormatan kepada warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel selama demonstrasi baru-baru ini di Gaza.

Profesor dan aktivis terkenal Amerika Norman Finkelstein mem-posting ulang video tersebut, yang dihapus lagi oleh YouTube. Finkelstein mengajukan protes ke YouTube melalui email, menanyakan alasan keputusannya.

“Mereka akan dengan sabar menunggu sampai semua anak-anak di Gaza dibunuh oleh Israel. Kemudian mereka akan memposting ulang videonya, ” ujar Finkelstein kepada Anadolu Agency.

Tak lama setelah pernyataannya kepada Anadolu Agency, YouTube menanggapi Finkelstein, mengatakan kepadanya bahwa mereka akan mengembalikan video tetapi menempatkannya dengan syarat batasan usia.

“YouTube mem-posting ulang video Gaza tetapi mengklasifikasikannya sebagai pornografi,” kata Finkelstein di akun Twitter-nya, di mana ia juga berbagi video tersebut.

Dengan demikian, pengguna dapat mengakses video hanya setelah masuk ke YouTube dan mengonfirmasi usia mereka.

Namun menurut banyak pengguna YouTube yang sering memposting video yang mengkritik Israel karena kebrutalannya terhadap warga Palestina, ini bukan pertama kalinya YouTube melakukan ini.

“Semua video YouTube saya telah dihapus oleh YouTube karena saya telah mengkritik Israel dan pengabaiannya yang mencolok terhadap kehidupan Palestina,” ujar Robert Martin, seorang aktivis Australia yang tinggal di Palestina dalam postingan Twitternya. (ARN)

About ArrahmahNews (14692 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: