News Ticker

Suriah Tegaskan Kembali Kedaulatan atas Dataran Tinggi Golan

SURIAH – Suriah menegaskan kembali kedaulatannya atas Dataran Tinggi Golan, yang diduduki Israel sejak 1967, dengan mengatakan bahwa wilayah itu harus dipulihkan sepenuhnya.

“Hak kedaulatan Suriah atas Golan yang diduduki, hingga garis 4 Juni 1967, tidak dapat dinegosiasikan,” kata Duta Besar Suriah untuk PBB Bashar al-Jaafari sebagaimana dikutip oleh Kantor Berita Arab Suriah (SANA).

Rezim Israel melancarkan perang skala penuh terhadap wilayah Arab pada tahun 1967, menduduki Tepi Barat, Perkebunan Shebaa Lebanon, dan wilayah pegunungan di Dataran Tinggi Golan.

Utusan Suriah itu menekankan bahwa pendudukan Israel di wilayah Palestina, Suriah, dan Lebanon, pemaksaan paksa terhadap penduduk, penyitaan properti, dan pembangunan permukiman di tanah yang diduduki bergantung pada “keyakinan Zionis Takfiri,” dan sama dengan “terorisme.”

Damaskus mengatakan Israel dan sekutu Barat dan regionalnya membantu kelompok teroris Takfiri, yang beroperasi di dalam negara Arab Suriah. Tel Aviv juga melakukan serangan sporadis terhadap pasukan dan sekutu Suriah di tengah kemajuan mereka melawan teroris.

Rezim Israel bahkan telah mendirikan rumah sakit lapangan untuk mengobati militan yang terluka, yang dievakuasi dari Suriah atau melarikan diri ke Dataran Tinggi Golan. Ia mengklaim akan menawarkan perlakuan semacam itu kepada mereka yang tersesat ke “wilayahnya.”

Juni lalu, The Wall Street Journal mengatakan Israel telah menyediakan dengan aliran dana dan pasokan medis untuk teroris Takfiri di Dataran Tinggi Golan.

Tentara Suriah juga berulang kali menyita sejumlah besar senjata buatan Israel dan peralatan militer canggih dari militan yang didukung asing di dalam Suriah.

Jaafari mengatakan bahwa Barat, khususnya AS, selalu melindungi rezim Israel, memberikannya kekebalan dari penuntutan meskipun Tel Aviv berulang kali melakukan pelanggaran terhadap ratusan resolusi DK PBB, yang menuntutnya untuk mengakhiri pendudukan.

Perlindungan Barat telah membuat Israel “melakukan kejahatan keji,” tambah Jaafari.

Utusan Suriah itu merujuk pada pembantaian rezim Zionis terhadap Palestina baru-baru ini, yang melakukan protes di dekat perbatasan Gaza, melawan pendudukan Israel, dan menggalang hak mereka untuk kembali ke tanah air mereka. [ARN]

About ArrahmahNews (15781 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Setelah Yerusalem, Anggota Kongres Desak AS Akui Golan sebagai Wilayah Israel – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: