Fokus

Ini Jawaban Telak Saiful Huda ke Amien Rais Soal Partai Allah dan Partai Setan

Partai Setan

Sabtu, 14 April 2018,

ARRAHMAHNEWS.COM, BANDUNG – Seorang Advokat dan juga penulis, Saiful Huda EMS dalam akun facebooknya menjawab dengan tegas pernyataan Amien Rais yang sebut Partai Setan dan Partai Allah, berikut ulasannya:

AMIN RAIS YANG SALAH KAPRAH

Dalam tausiyahnya di Gerakan Shalat Subuh Berjamaah beberapa waktu yang lalu di salah satu Masjid di Jakarta, Amin Rais lagi-lagi mengeluarkan statement politik yang salah kaprah dia menyatakan,”orang-orang yang anti Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, itu pasti setan. Ketahuilah partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang yang beriman bergabung di partai besar namanya Hizbullah, partai Allah, partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan”.

Baca: Surat Terbuka Denny Siregar Kepada Amien Rais

Dimana salah kaprahnya pernyataan Amin Rais itu? Begini, pertama yang harus diketahui oleh Amin Rais itu, bahwa yang disebut Hizbullah (Partai Allah), itu bukanlah partai besar ataupun partai kecil. Hizbullah itu hanyalah perumpamaan bagi sekelompok orang yang memperjuangkan kebenaran dan keadilan di jalan yang dikehendaki oleh Allah -yakni yang sesuai dengan petunjuk Allah dalam Alquran- dan bergabung dalam suatu kelompok yang terorganisir. Sedangkan lawan dari itu adalah Hizbus Syaithan (Partai Setan). Jadi tidak ada itu hubungannya dengan partai besar dan kecil. Orang-orang yang berjuang di jalan Allah bisa melalui partai mana saja, asal partai tersebut. benar-benar diyakini membawa manfaat bagi umat dan bangsa.

Baca: Dulu Jatuhkan Soeharto dan Gus Dur, Kini Amien Rais Bidik Jokowi

Kedua, dengan mengatakan,”orang-orang yang anti Tuhan itu otomatis bergabung dalam partai besar, itu pasti setan”, adalah sebuah pernyataan yang serampangan, seolah-olah mereka yang tergabung dalam partai PDIP, GOLKAR, dll. selain PAN, PKS dan Gerindra itu bukan orang baik-baik tapi setan semua. Lha kalau begitu Amin Rais yang menerima uang Rp. 600.000,- dari Menteri Kesehatan dulu itu apa namanya? Lutfi Hasan Ishaq, Ahmad Sanusi dlsb. Yang divonis penjara karena korupsi itu apa namanya? Bukankah kalian bertiga dari PAN, PKS dan GERINDRA yang merupakan partai-partai kecil?.

Baca: Ketua Komisi A DPRD DIY ‘Semprot’ Amien Rais ‘Intelektual Kok Suka Sebarkan Api Kebencian’

Dari kedua hal yang saya nyatakan di atas, menjadi jelaslah bahwa pernyataan Amin Rais itu salah kaprah, dan lagi-lagi saya harus katakan kembali, bahwa bagi kaum intelektual yang tidak sadar akan tanggung jawab moralnya kalau berorasi di depan massa itu memang paling enak sekali, bisa asal jebrat-jebret menghantam orang atau kelompok sana sini, tanpa ada sanggahan dari seorangpun disana. Nasehat saya, Pak Amin Rais itu sudah tua, usianya sudah hampir memasuki isya’, alangkah lebih baiknya mulai banyak berdzikir di rumah dan menghindari pernyataan-pernyataan yang selalu salah kaprah dan menimbulkan bencana. Wallahu ‘alam bishawab. (ARN)

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: