Headline News

Kalah Telak, 5000 Teroris ISIS Sepakat Dievakuasi dari Yarmouk ke Idlib

SURIAH – Militan Takfiri telah mulai mengevakuasi para anggotanya dari tiga distrik di selatan ibukota Suriah, Damaskus, yang mereka sepakati untuk diserahkan kembali kepada pemerintah di bawah kesepakatan baru-baru ini.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa bus telah tiba di Babila, Yalda dan Beit Saham, untuk memindahkan militan dan keluarga mereka dari daerah itu ke wilayah yang dikuasai militan di bagian utara Suriah.

“Sekitar 5.000 teroris dan keluarga mereka diperkirakan akan pergi, memenuhi kesepakatan yang telah dicapai pada hari Minggu antara pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok teroris,” kata laporan itu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang menyusun laporannya berdasarkan sumber-sumber anti-pemerintah, juga melaporkan bahwa kesepakatan itu adalah hasil negosiasi antara militan, di satu sisi, dan pemerintah Suriah dan Rusia, di sisi lain.

BacaVIDEO Mengerikan: ISIS Eksekusi Tentara Suriah di Yarmouk.

Sejak Februari, tentara Suriah yang didukung oleh Rusia, telah terlibat dalam bentrokan besar untuk membersihkan Damaskus dan daerah-daerah sekitarnya dari kelompok-kelompok teroris.

Bersamaan dengan operasi yang sedang berlangsung, pemerintah telah berusaha memulai kesepakatan evakuasi dengan militan yang bersembunyi di daerah pinggiran kota di sekitar ibukota dalam upaya untuk mengurangi pertempuran dan melindungi warga sipil yang terperangkap di sana.

Kesepakatan seperti itu biasanya memungkinkan para militan yang meletakkan senjata dan menerima aturan negara untuk tinggal di daerah itu dengan keluarga mereka.

Dalam kemenangan signifikan awal bulan lalu, tentara Suriah berhasil sepenuhnya membebaskan pinggiran Ghota Timur di Damaskus, yang telah lama dikendalikan oleh kelompok militan dan berfungsi sebagai landasan peluncuran roket mematikan terhadap penduduk dan infrastruktur sipil di ibukota.

Pasukan pemerintah kemudian pergi ke distrik-distrik yang terletak di sebelah selatan Damaskus, termasuk Yarmouk, yang menampung kamp pengungsi Palestina.

Kamp tersebut dikuasai oleh kelompok teror ISIS Takfiri serta Hayat Tahrir al-Sham, mantan afiliasi al-Qaeda di Suriah.

BacaKomandan ISIS Tingkat Tinggi Tewas di Selatan Damaskus.

Namun, para teroris berada di tengah-tengah menarik diri dari Yarmouk bersama dengan keluarga mereka sebagai bagian dari kesepakatan penarikan serupa dengan pemerintah.

Operasi pembersihan sedang berlangsung

Sebagian besar daerah yang dibebaskan baru-baru ini masih menjadi sasaran operasi pembersihan oleh pasukan Suriah dan sekutu, yang menyisir setiap lingkungan untuk menemukan depot senjata militan dan menyingkirkan perangkat peledak yang ditanam oleh para teroris.

Pada hari Rabu, operasi pembersihan ranjau menemukan ratusan bahan peledak yang pernah dikuasai oleh militan Takfiri Jaish al-Islam di Ghouta Timur.

Menurut Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah, tentara Suriah sejauh ini telah mendeteksi dan menjinakkan lebih dari 1.000 ranjau, 1,5 ton bahan peledak dan 40.000 bahan peledak buatan.

Ia menambahkan bahwa gudang senjata yang ditinggalkan oleh militan termasuk ranjau darat dengan tanda-tanda produsen negara anggota NATO. [ARN]

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: