News Ticker

Mantan Jendral Saudi: Kerajaan Tak Wajib Bela Palestina

RIYADH – Seorang mantan jenderal Saudi terang-terangan mendukung kampanye Riyadh dalam membela rezim Israel atas kejahatan terhadap warga Palestina dengan mengatakan bahwa Arab Saudi tidak berkewajiban membela rakyat Palestina melawan pendudukan Israel.

Anwar Eshki, yang saat ini menjabat sebagai ketua Pusat Timur Tengah untuk Studi Strategis dan Hukum di Arab Saudi, mengatakan pada hari Kamis (03/05) bahwa Riyadh tidak memiliki kewajiban tambahan untuk melindungi rakyat Palestina melawan Israel, menambahkan bahwa rakyat Palestina tidak layak mendapatkan perlindungan seperti itu dari Riyadh sebagaimana warga Saudi.

Baca: Putra Mahkota Saudi: Palestina Harus Terima Perdamaian dengan Israel atau Diam

“Jika rumah dan tetangga Anda terbakar, wajar jika Anda terburu-buru memadamkan api yang melindungi rumah Anda,” kata Eshki dalam wawancara dengan BBC Arab.

Bagaimanapun, menghadapi pertanyaan berulang tentang tanggung jawab historis Arab Saudi untuk melawan pendudukan dan agresi Israel terhadap Palestina, mantan jenderal Saudi itu dengan jelas membela Israel dan mengatakan bahwa rezim di Tel Aviv tidak pernah menyerang Arab Saudi hingga harus menerima tanggapan dari kerajaan.

Baca: Putra Mahkota Saudi Kembali Tegaskan Dukungan untuk Israel

“Israel (hanya) diduga memusuhi,” kata Eshki, yang dikenal telah melakukan kunjungan berulang-kali ke wilayah pendudukan Palestina, terutama dalam beberapa bulan terakhir. (ARN)

Iklan

1 Comment on Mantan Jendral Saudi: Kerajaan Tak Wajib Bela Palestina

  1. kalian arab saudi telah menerima manfaat dari negara tempat lahirnya islam , tempat 2 bait suci allah .. kalian arab saudi suku qutaisy adalah pengkhianat islam , tempat berkembangnya wahabi dan takfiri …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: